Truk Bermuatan Semen Terguling di Bukik Alang Lawik Lima Puluh Kota

- Editor

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, – Sebuah truk tronton bermuatan semen mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di jalan raya Payakumbuh -Lintau tepatnya di Bukik Alang Lawik, Nagari Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu 2 Agustus 2025 pagi.

Insiden itu terjadi lantaran sang sopir menghindari pengendara sepeda motor yang nekat melawan arus dan menerobos sistem buka-tutup jalan saat proyek pengecoran berlangsung.

Truk tersebut tengah dalam perjalanan dari Kota Padang menuju lokasi proyek perbaikan jalan di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Limapuluh Kota.

Menurut keterangan sopir yang juga menjadi korban, Rengga Pratama, kejadian terjadi saat dirinya melintasi ruas jalan sempit dan menikung yang sedang dalam pengerjaan.

Baca Juga :  Ketua DPC PPP Kota Payakumbuh Fitrayanto: Harlah ke-53 Momentum Perkuat Perjuangan Umat

“Saya sudah rem dan banting stir ke kiri karena dari arah atas ada motor yang lewat dan jalan sempit, tidak ada ruang buat menghindar Akhirnya truk masuk jurang bersama muatan semen sekitar 20 ton,” ujar Rengga Pratama, warga Kota Padang, saat ditemui di lokasi kejadian.

Usai insiden, pengendara sepeda motor yang menjadi penyebab kecelakaan langsung kabur ke arah Payakumbuh.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Roboh Akibat Bencana di Sungai Rimbang Dibangun Kembali Kodim 0306/50 Kota

Sementara Rengga sempat terjepit di dalam kabin truk sebelum berhasil dievakuasi oleh warga dan pekerja proyek yang berada di sekitar lokasi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini sempat menghambat arus lalu lintas di jalur utama antar-kabupaten tersebut. Satlantas Polres Payakumbuh langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Diketahui, ini bukan kali pertama kecelakaan terjadi di titik tersebut. Dalam beberapa bulan terakhir, setidaknya sudah tiga kali insiden serupa terjadi akibat kondisi jalan yang sempit, rusak, dan minim pengawasan selama proses pengerjaan berlangsung.(rb/*)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru