VIRAL! Istri Ketua DPRD Limapuluh Kota Diduga Pakai Mobil Dinas untuk Urusan Pribadi

- Editor

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota — Dugaan penyalahgunaan fasilitas negara kembali mencoreng wajah pemerintahan di Kabupaten Limapuluh Kota. Mobil dinas jabatan Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota jenis Toyota Camry berpelat BA 1984 ZZH diduga digunakan oleh istri Ketua DPRD bersama sejumlah rekannya untuk kepentingan pribadi.

Ironisnya, kendaraan yang seharusnya dipakai untuk menunjang tugas kenegaraan dan pelayanan rakyat itu justru terlihat digunakan menuju salah satu kampus di Kota Padang. Dugaan tersebut diperkuat oleh dokumentasi foto dan video yang beredar luas di masyarakat dan diterima media ini.

Dalam rekaman itu, mobil dinas tampak dikemudikan oleh istri pejabat dan bergantian sopir selama perjalanan. Pemandangan tersebut langsung memantik kemarahan publik. Banyak warga menilai perilaku itu sebagai bentuk arogansi kekuasaan dan bukti masih lemahnya etika pejabat dalam menjaga fasilitas negara.

Baca Juga :  Temui Andre Rosiade, SAKATO "Juluk" Anggaran Pemerintah Pusat

“Mobil dinas itu dibeli dari uang rakyat, bukan kendaraan pribadi keluarga pejabat. Kalau benar dipakai untuk urusan pribadi, ini jelas keterlaluan,” ujar seorang warga Limapuluh Kota.

Kritik publik semakin tajam karena penggunaan fasilitas negara oleh keluarga pejabat bukan kali pertama menjadi sorotan. Namun hingga kini, praktik semacam itu seolah terus dibiarkan tanpa pengawasan serius.

Publik menilai dugaan tersebut tidak bisa dianggap persoalan sepele. Sebab, kendaraan dinas memiliki aturan penggunaan yang jelas dan melekat pada kepentingan jabatan, bukan kepentingan keluarga.

“Ini bukan sekadar soal mobil dipakai jalan-jalan atau mengantar kegiatan pribadi. Ini menyangkut moral kekuasaan. Ketika pejabat dan keluarganya mulai menganggap fasilitas negara sebagai hak pribadi, maka di situlah penyalahgunaan wewenang tumbuh,” tegasnya.

Baca Juga :  Didampingi Bupati Safni, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Bersama Titiek Soeharto Buka Kegiatan Gelar Karya Perhutanan Sosial

Publik juga mempertanyakan keberanian Sekretariat DPRD dan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dalam menertibkan penggunaan aset daerah. Jika dugaan ini benar tetapi dibiarkan begitu saja, maka pemerintah dinilai telah memberi contoh buruk kepada masyarakat.

Di tengah tuntutan efisiensi anggaran dan kondisi ekonomi rakyat yang sulit, penggunaan mobil dinas untuk kepentingan nonkedinasan dianggap sebagai bentuk ketidakpekaan pejabat terhadap penderitaan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penggunaan kendaraan dinas tersebut. Sikap diam itu justru memunculkan pertanyaan baru di tengah masyarakat: apakah fasilitas negara memang sudah dianggap sebagai milik pribadi oleh para pejabat dan keluarganya? (Rio)

Berita Terkait

SMKS Mitra Payakumbuh Buka Pendaftaran Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027, Kuota Terbatas!
Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat Bencana
Duka Petani Korban Bencana di Limapuluh Kota,  Panen Padi Seminggu Lagi Tinggal Mimpi
Batang Sandir di Limapuluh Kota Mengamuk, Rusak Padi, Lubuk Ikan Larangan dan Pipa Pamsimas
Polres 50 Kota Amankan Tiga Tersangka Kasus Curanmor dan Penadahan
Pisah Sambut Dandim 0306/50 Kota, Wako Zulmaeta Tekankan Pentingnya Sinergi TNI dan Pemda
Satreskrim Polres 50 Kota Selidiki Pencurian Komponen Ambulans Masjid di Sarilamak
Sinergi Warga dan Polri: Kantor Polsek Kapur IX Direhab Swadaya, AKP Rika Susanto, SH Ucapkan Terima Kasih

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:30 WIB

VIRAL! Istri Ketua DPRD Limapuluh Kota Diduga Pakai Mobil Dinas untuk Urusan Pribadi

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:30 WIB

SMKS Mitra Payakumbuh Buka Pendaftaran Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027, Kuota Terbatas!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:35 WIB

Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:18 WIB

Duka Petani Korban Bencana di Limapuluh Kota,  Panen Padi Seminggu Lagi Tinggal Mimpi

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:07 WIB

Polres 50 Kota Amankan Tiga Tersangka Kasus Curanmor dan Penadahan

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Pemkab Limapuluh Kota Tetapkan Tanggap Darurat Bencana

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:35 WIB