LKPJ 2025 Disorot! DPRD Sumbar: Jangan Sekadar Formalitas, Harus Jadi Titik Balik Kinerja Pemerintah

- Editor

Jumat, 24 April 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang — Sorotan tajam datang dari DPRD Provinsi Sumatera Barat. H. Ilson Cong,SE.MM,Dt.Mongguang. menegaskan bahwa Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 tidak boleh lagi hanya menjadi dokumen formal tanpa dampak nyata.

Sebagai Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, ia menilai selama ini LKPJ kerap dipandang sebatas rutinitas tahunan. Padahal, menurutnya, dokumen tersebut harus menjadi “alarm keras” untuk mengevaluasi sekaligus membenahi kinerja pemerintah daerah.

Baca Juga :  Gotong Royong TNI dan Warga, TMMD Limapuluh Kota Terus Pacu Pembangunan Jalan

“Jangan sampai LKPJ ini hanya jadi formalitas. Ini harus jadi titik balik. Apa yang lemah kita bongkar, apa yang kurang kita perbaiki,” tegasnya.

Ia menekankan, pembahasan LKPJ bukan sekadar membaca laporan, tetapi menguliti capaian program, efektivitas anggaran, hingga dampaknya langsung ke masyarakat. DPRD, kata dia, akan memastikan evaluasi dilakukan secara tajam dan menyeluruh.

Tak hanya itu, Pansus juga akan mengeluarkan rekomendasi yang bersifat tegas dan wajib ditindaklanjuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia mengingatkan, tanpa aksi nyata, rekomendasi hanya akan menjadi arsip tanpa perubahan.

Baca Juga :  Wanita Lansia Ditemukan Tewas Membusuk

“Ini soal tanggung jawab ke masyarakat. Kalau tidak ada perubahan, berarti kita gagal,” ujarnya.

Pernyataan ini pun menjadi peringatan keras bagi jajaran pemerintah daerah agar lebih serius dalam meningkatkan kinerja, transparansi, dan kualitas pelayanan publik di Sumatera Barat.(rio)

Berita Terkait

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan
Defisit Rp44,83 Miliar, DPRD Payakumbuh Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat
Afviandi: PKB Harus Makin Solid, Musancab Jadi Momentum Perkuat Mesin Partai hingga 2029
Musancab Serentak, Erlindawati Pacu PKB Payakumbuh-Lima Puluh Kota Perkuat Akar hingga 2029

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:02 WIB

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Kamis, 17 September 2026 - 21:45 WIB

Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan

Kamis, 17 September 2026 - 21:42 WIB

Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terbaru