Kartini dari Lima Puluh Kota: Kepedulian yang Hadir dari Hal yang Dianggap Sepele

- Editor

Senin, 20 April 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota — Setiap April, bangsa ini mengenang Raden Ajeng Kartini sebagai simbol perjuangan perempuan. Namun semangat itu sejatinya tak pernah pergi. ia hanya berubah bentuk, menyesuaikan zaman.

Di Kabupaten Lima Puluh Kota, semangat itu menjelma dalam sosok Siska.

Bukan lewat pidato panjang atau program besar, anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini memilih cara yang sederhana bahkan tak biasa: membagikan pakaian dalam kepada warga.

Sekilas terdengar sepele. Namun bagi warga seperti Dona di Jorong Koto Tangah, serta Nova dan Jhoni di Jorong Balai Batu Balang, bantuan itu justru menyentuh hal paling mendasar yang selama ini luput dari perhatian.

Kisah ini bermula dari gaji pertama Siska sebagai wakil rakyat. Alih-alih merayakannya, ia memilih membelanjakan penghasilannya untuk membeli pakaian dalam, lalu membagikannya langsung ke masyarakat.

Baca Juga :  OSS Tertahan RDTR, Siapa yang Menanggung Risikonya?

Dalam kunjungan ke berbagai kampung, ia menemukan fakta yang jarang dibicarakan: masih banyak warga menggunakan pakaian dalam yang sudah tidak layak. Bahkan, ada yang terpaksa saling berbagi karena keterbatasan ekonomi.

Dari situ, ia melihat sesuatu yang sering diabaikan bahwa kebutuhan dasar bukan hanya soal makan dan tempat tinggal, tetapi juga soal martabat.

“Ini soal martabat,” menjadi prinsip yang ia pegang.

Sejak sebelum menjabat, Siska sudah melakukan hal ini secara konsisten dengan dana pribadi. Tanpa sorotan, tanpa seremoni.

Langkahnya mungkin tak lazim. Bahkan sempat memicu tanda tanya. Namun di situlah letak pesannya: kepedulian sejati lahir dari kepekaan terhadap hal-hal kecil yang sering diabaikan.

Baca Juga :  Refleksi diri, Lapas Suliki Gelar Pengajian Akhir Tahun 2024

Di tengah politik yang kerap dipenuhi janji besar, apa yang dilakukan Siska justru terasa lebih nyata. Ia hadir, melihat langsung, dan menjawab kebutuhan masyarakat sekecil apa pun itu.

Dari sudut-sudut nagari di Lima Puluh Kota, kisah ini mengingatkan kita: semangat Kartini tidak selalu hadir dalam bentuk megah.

Kadang, ia hidup dalam tindakan sederhana yang mungkin tak ramai dibicarakan, tapi sangat dalam dirasakan.

Dan di bulan April ini, semangat itu kembali menemukan jalannya melalui seorang perempuan yang memilih bertindak, bukan sekadar berbicara. (rio)

Berita Terkait

Borong Tiga Penghargaan! BPTU HPT Padang Mengatas Tunjukkan Kinerja Keuangan Berkelas
Dinas TPHP Lima Puluh Kota Matangkan Pelaksanaan Program Pertanian APBN dan APBD 2026, Siapkan Berbagai Bantuan untuk Petani
Tim Wasev Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Tinjau Pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota
Ketika TNI dan Rakyat Membangun Harapan di Sarilamak: Kisah TMMD yang Mengubah Wajah Nagari
Rp13,8 Miliar Digelontorkan ke Sejumlah Ruas Jalan Akabiluru, Warga Jalan Rusak Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab
Pohon Pisang Jadi Simbol Protes, Jalan Rusak di Lima Puluh Kota Kian Mempermalukan Kinerja Pemkab
Di Bawah Tebing Harau, Kader Demokrat Memungut Sampah dan Menanam Harapan untuk Alam
Digerebek di Homestay, Satresnarkoba Polres 50 Kota Amankan Tiga Terduga Pelaku Penyalahgunaan Sabu dan Ganja

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Borong Tiga Penghargaan! BPTU HPT Padang Mengatas Tunjukkan Kinerja Keuangan Berkelas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Dinas TPHP Lima Puluh Kota Matangkan Pelaksanaan Program Pertanian APBN dan APBD 2026, Siapkan Berbagai Bantuan untuk Petani

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Ketika TNI dan Rakyat Membangun Harapan di Sarilamak: Kisah TMMD yang Mengubah Wajah Nagari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Rp13,8 Miliar Digelontorkan ke Sejumlah Ruas Jalan Akabiluru, Warga Jalan Rusak Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Pohon Pisang Jadi Simbol Protes, Jalan Rusak di Lima Puluh Kota Kian Mempermalukan Kinerja Pemkab

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page