KAHMI Pasang Sikap: Jangan Seret Organisasi, Kasus Asusila Biar Polisi Bongkar!

- Editor

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMA PULUH KOTA || KAHMI Kabupaten Limapuluh Kota akhirnya angkat bicara terkait polemik dugaan video asusila yang menyeret nama kepala daerah. Namun, organisasi alumni HMI itu menegaskan belum mengambil sikap resmi dan memilih menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak kepolisian.

Dalam siaran pers yang diterima, Presidium KAHMI Limapuluh Kota menyatakan hingga kini organisasi belum mengeluarkan pernyataan resmi karena masih menghormati proses hukum yang tengah berjalan.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas perkara tersebut,” demikian pernyataan Chairil Chan, S.Ag. ,Alfhia Parma, SH. dan Nuril Hidayati, S. Ag. selaku Presidium KAHMI.

Baca Juga :  Fraksi Demokrat Tolak LPj APBD 2025, Andri Helmiadi: Temuan BPK Terbanyak Sepanjang Sejarah Lima Puluh Kota

KAHMI juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan organisasi tersebut. Mereka menegaskan setiap sikap resmi KAHMI harus melalui mekanisme rapat dan keputusan bersama.

“Jika ada pihak yang mengatasnamakan KAHMI dan menyampaikan pendapat terkait persoalan ini, itu bukanlah sikap resmi organisasi,” tegas Presidium.

Sementara itu, Ketua Perwanaliko Limapuluh Kota yang juga Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Idris, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah di tengah mencuatnya isu tersebut.

Menurutnya, KAHMI tidak ingin terseret dalam arus yang justru dapat memperkeruh situasi yang selama ini sudah berjalan kondusif di Kabupaten Limapuluh Kota.

“KAHMI tidak pernah mau masuk ke dalam arus yang bisa memperkeruh suasana. Kita ingin kondisi daerah tetap kondusif demi keberlanjutan pembangunan ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  BPOM Payakumbuh Dukung dan Kawal MBG Di Enam Sekolah Kota Payakumbuh

Ia juga menilai isu yang berkembang saat ini berpotensi dimanfaatkan oleh berbagai pihak untuk kepentingan tertentu. Karena itu, ia mengajak semua elemen masyarakat untuk tidak terjebak dalam dinamika yang tidak produktif.

“Yang dibutuhkan saat ini adalah sinergi dan konsistensi dalam membangun daerah, bukan sibuk dengan berbagai isu yang justru memecah fokus pembangunan,” tambahnya.

Diketahui, polemik dugaan video asusila tersebut kini telah masuk ke ranah hukum dan tengah ditangani aparat kepolisian. Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung.(rio)

Berita Terkait

Borong Tiga Penghargaan! BPTU HPT Padang Mengatas Tunjukkan Kinerja Keuangan Berkelas
Dinas TPHP Lima Puluh Kota Matangkan Pelaksanaan Program Pertanian APBN dan APBD 2026, Siapkan Berbagai Bantuan untuk Petani
Tim Wasev Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Tinjau Pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota
Ketika TNI dan Rakyat Membangun Harapan di Sarilamak: Kisah TMMD yang Mengubah Wajah Nagari
Rp13,8 Miliar Digelontorkan ke Sejumlah Ruas Jalan Akabiluru, Warga Jalan Rusak Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab
Pohon Pisang Jadi Simbol Protes, Jalan Rusak di Lima Puluh Kota Kian Mempermalukan Kinerja Pemkab
Di Bawah Tebing Harau, Kader Demokrat Memungut Sampah dan Menanam Harapan untuk Alam
Digerebek di Homestay, Satresnarkoba Polres 50 Kota Amankan Tiga Terduga Pelaku Penyalahgunaan Sabu dan Ganja

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Borong Tiga Penghargaan! BPTU HPT Padang Mengatas Tunjukkan Kinerja Keuangan Berkelas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Dinas TPHP Lima Puluh Kota Matangkan Pelaksanaan Program Pertanian APBN dan APBD 2026, Siapkan Berbagai Bantuan untuk Petani

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Ketika TNI dan Rakyat Membangun Harapan di Sarilamak: Kisah TMMD yang Mengubah Wajah Nagari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Rp13,8 Miliar Digelontorkan ke Sejumlah Ruas Jalan Akabiluru, Warga Jalan Rusak Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Pohon Pisang Jadi Simbol Protes, Jalan Rusak di Lima Puluh Kota Kian Mempermalukan Kinerja Pemkab

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page