Tak Tinggal Diam, PWI Sumbar Bentuk TPF, Aspon Dedi Siapkan Serangan Balik Lewat Dewan Pers dan Pengadilan

- Editor

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat bergerak cepat merespons polemik yang menyeret nama Plt Ketua PWI Payakumbuh/Limapuluh Kota (Paliko), Aspon Dedi. Menyusul ramainya pemberitaan dan unggahan media sosial yang menuduh dirinya meminta upeti tambang hingga membekingi aktivitas pertambangan, PWI Sumbar resmi membentuk Tim Pencari Fakta (TPF) untuk mengusut persoalan tersebut.

Keputusan itu diambil dalam rapat pengurus PWI Sumbar bersama Aspon Dedi di Kantor PWI Sumbar, Jalan Bagindo Aziz Chan, Padang, Senin (13/7/2026). Dalam forum tersebut, Aspon menyampaikan kronologi secara rinci disertai laporan tertulis sebagai dasar bagi organisasi melakukan penelusuran.

Ketua PWI Sumbar Widya Navies menegaskan isu yang beredar bukan hanya menyangkut nama baik seorang wartawan, tetapi juga berpotensi mencederai kehormatan organisasi profesi yang selama ini menjaga integritas dan etika jurnalistik.

Baca Juga :  Truk Bermuatan Semen Terguling di Bukik Alang Lawik Lima Puluh Kota

“Persoalan ini harus diusut tuntas dan harus diselesaikan,” tegas Widya Navies.

Sebagai langkah konkret, PWI Sumbar membentuk Tim Pencari Fakta yang diketuai Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan Devi Diany, dengan melibatkan unsur organisasi, bidang hukum, dan Dewan Kehormatan Provinsi (DKP).

Ketua DKP PWI Sumbar Zul Effendi menegaskan hasil investigasi TPF akan menjadi dasar bagi PWI Sumbar dalam menentukan sikap dan langkah organisasi selanjutnya.

Di sisi lain, Aspon Dedi memastikan tidak akan tinggal diam. Ia menyiapkan dua langkah hukum sekaligus.

Terhadap pemberitaan yang merupakan produk jurnalistik, Aspon akan menempuh mekanisme yang diatur Undang-Undang Pers dengan melayangkan somasi serta mengadukan media yang bersangkutan ke Dewan Pers.

Sementara itu, terhadap akun media sosial maupun pihak yang bukan menjalankan kerja jurnalistik, Aspon menyatakan akan membawa perkara tersebut ke ranah hukum atas dugaan pencemaran nama baik, perusakan kehormatan, penyalahgunaan nama organisasi PWI, hingga dugaan penipuan dan penggelapan yang mengatasnamakan PWI untuk meminta bantuan atau pungutan.

Baca Juga :  Dokter Zulmaeta Pimpin Payakumbuh, Bawa Spirit Pelayanan ke Pemerintahan

PWI Sumbar juga memastikan memberikan pendampingan hukum kepada Aspon dalam proses penyelesaian sengketa pers melalui mekanisme Dewan Pers. Adapun untuk proses hukum di luar ranah pers, Aspon mengaku tengah mempersiapkan tim kuasa hukum untuk mengawal perkara hingga tuntas.

Langkah PWI Sumbar ini menjadi sinyal bahwa setiap tuduhan yang menyeret nama insan pers maupun organisasi profesi harus diuji melalui mekanisme yang sah, berbasis fakta, dan tidak hanya bergantung pada informasi yang beredar di ruang digital.(rio)

Berita Terkait

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan
Defisit Rp44,83 Miliar, DPRD Payakumbuh Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat
Afviandi: PKB Harus Makin Solid, Musancab Jadi Momentum Perkuat Mesin Partai hingga 2029
Musancab Serentak, Erlindawati Pacu PKB Payakumbuh-Lima Puluh Kota Perkuat Akar hingga 2029

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:02 WIB

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Kamis, 17 September 2026 - 21:45 WIB

Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan

Kamis, 17 September 2026 - 21:42 WIB

Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terbaru