Lima Puluh Kota – Warga Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, dikejutkan dengan penemuan seorang pelajar perempuan yang ditemukan meninggal dunia di dalam gudang rumahnya, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban diketahui berinisial VAA (18), seorang pelajar yang berdomisili di Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kapolsek Luhak, Iptu Bambang Irawan, SH, MM, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Informasi awal diterima pihak kepolisian dari masyarakat yang melaporkan adanya penemuan korban dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah gudang yang berada di dalam rumah keluarga korban.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu pertama kali diketahui saat adik korban hendak membuka jendela gudang di rumah tersebut. Saat itulah korban ditemukan dalam kondisi tergantung menggunakan sehelai kain panjang berwarna putih.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Luhak bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Payakumbuh segera mendatangi lokasi untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, mendata identitas korban dan para saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Mungo untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.
Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh tenaga medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Temuan tersebut juga diperkuat oleh hasil identifikasi yang dilakukan pihak kepolisian di lokasi kejadian.
“Pemeriksaan luar telah dilakukan dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga telah menyatakan menerima kejadian ini dan tidak akan menempuh jalur hukum,” ujar Kapolsek Luhak Iptu Bambang Irawan.
Saat ini, pihak kepolisian telah menyelesaikan proses olah TKP dan menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi psikologis anggota keluarga, terutama remaja dan anak muda, serta segera mencari bantuan dari keluarga, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, atau pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda seseorang mengalami tekanan emosional yang serius.(rio)









