Pemilik Akun TikTok “Suara Pribumi” Dilaporkan ke Polisi, Diduga Sebarkan Konten Hoaks Rugikan Usaha Heyya Coffee

- Editor

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Pemilik/pengelola Heyya Coffe dan Bilyard di Jalan Jenderal Sudirman Pusat Kota Payakumbuh (Koto Nan Gadang) Kecamatan Payakumbuh Utara melaporkan pemilik/admin media sosial Tiktok dengan nama Suara Pribumi ke Mapolres Payakumbuh, laporan tersebut dilakukan karena pihak Heyya mengaku merasa dirugikan dengan beredar video yang ditayangkan media sosial tersebut.

Dalam video yang beredar di media sosial sejak Minggu 21 Juni 2026, akun tersebut menampilkan video Razia/patroli yang dilakukan oleh SATPOL-PP Kota Payakumbuh selaku penegak Perda, namun dalam video yang diedarkan/ditayangkan akun dengan 10.9 rb itu seolah-olah minuman keras (Miras) yang tampil merupakan miras yang didapat/dirazia di Heyya.

Karena tak mendapatkan respon yang baik dari admin/pemilik akun itu, akhirnya Heyya membuat laporan ke Polisi.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Luncurkan GEMPITA BERSAMA, Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan Rumah

” Iya, kita membuat laporan pengaduan ke Polres Payakumbuh karena penyebaran video hoak (bohong) dan editan terkait tempat usaha kami, dalam video yang beredar dinarasikan miras yang didapat petugas adalah ditempat kami, padahal tidak,”sebut Nofriwaldi kepada wartawan, Kamis sore 9 Juli 2026.

Ia juga menambahkan, penyebaran video tersebut sangat merugikan dan mencemarkan nama baik usaha kami.

” Video yang beredar seolah-olah miras beredar dan dijual ditempat kami (Heyya), sehingga kami merasa dirugikan dan tercemar. Kami juga sudah membuat laporan/pengaduan ke pihak kepolisian.

LAPORAN DITINDAKLANJUTI KE TINGKAT PENYELIDIKAN

Sementara terkait laporan pengaduan yang dilakukan Minggu tanggal 28 Juni 2026 itu, pihak kepolisian bergerak cepat dengan melakukan tindak lanjut.

Baca Juga :  Sekolah Kader Perubahan, Afviandi,S.Pt.: Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas Kader

Dalam pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan laporan, pihak Kepolisian (Satreskrim Polres Payakumbuh) kepada pelapor (Nofriwaldi) tanggal 30 Juni 2026 disebutkan bahwa laporan telah diterima dan dilanjutkan ke tingkat Penyelidikan.

” Laporan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media sosial yang diketahui terjadi pada Minggu 21 Juni 2026 sekitar pukul 10.00 Wib di Heyya Coffe Kelurahan Kapalo Koto Dibalai Kecamatan Payakumbuh Utara telah kami terima dan kami lanjutkan ke proses penyelidikan, dan perkembangan perkara saudara akan kami beritahukan lebih lanjut.”dalam surat yang ditandatangani oleh Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, IPTU. Andrio Surya Putra Siregar. (rio)

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru