Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

- Editor

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Suasana haru dan rintik hujan mengiringi kedatangan dan prosesi pelepasan jenazah Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Kadisnakerin) Kota Payakumbuh, Yasril, di rumah duka kawasan Koto Nan Gadang, Sabtu (19/9/2026).

Bagi para pelayat dan keluarga, hujan yang turun membasahi bumi Payakumbuh usai dilanda kemarau dan kabut asap beberapa pekan terakhir ini terasa sarat makna, seolah alam semesta turut bersedih melepas kepergian birokrat senior yang wafat pada usia 57 tahun tersebut.

Yasril mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, pada Jumat (18/9/2026), setelah menjalani perawatan intensif selama 24 hari akibat penyakit yang dideritanya.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman memimpin langsung prosesi pelepasan jenazah, sekaligus menyampaikan penghormatan dan belasungkawa atas nama pimpinan dan institusi Pemerintah Kota Payakumbuh.

Turut hadir Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah dan sejumlah jajaran Pemerintah Kota Payakumbuh.

“Atas nama Pemko Payakumbuh, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Elzadaswarman.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Dubes Belanda, Willy Aditya Diskusikan Reformasi Hukum hingga Pendidikan

Dalam kesempatan tersebut, Wawako juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan rekan sejawat apabila almarhum memiliki kekhilafan selama menjalankan tugas pemerintahan. Sebagai bentuk tanggung jawab, Pemko Payakumbuh memastikan akan memberikan dukungan penuh untuk menyelesaikan seluruh urusan hak dan administrasi kepegawaian almarhum.

Kepergian Yasril meninggalkan duka mendalam bagi sang istri, Reni Eka Putri, serta dua putrinya, Syifa Hilya Sania dan Sabrina Najwa Akila. Putri sulungnya, Syifa, tidak dapat hadir dalam prosesi pemakaman lantaran tengah menempuh pendidikan di Korea.

Semasa hidupnya, pria kelahiran Bukittinggi, 17 Oktober 1969 ini dikenal berdedikasi dan memiliki rekam jejak pengabdian yang amat panjang. Ia memulai karier sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 1 Maret 1990 dan diangkat sebagai PNS dengan pangkat Juru Muda Tingkat I (I/b) pada 1 Oktober 1991.

Berbekal kualifikasi pendidikan Magister Teknik Sipil, karier struktural Yasril terus menanjak. Ia pernah menjabat sebagai Analis Perencana Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum (2009), lalu menduduki sejumlah posisi kepala seksi, hingga dipercaya menjadi Kepala Bidang Cipta Karya (2016), dan Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa (2022).

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Payakumbuh Ringkus Tersangka Penganiayaan di Situjuh

Puncak pengabdiannya di lingkungan Pemko Payakumbuh terjadi saat ia dilantik sebagai Kadisnakerin pada 16 Oktober 2025, jabatan yang ia emban dengan pangkat Pembina Tingkat I (IV/b) hingga akhir hayatnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga almarhum, M. Arif Dt. Bijo Nan Hitam, menyampaikan bahwa keluarga telah mengikhlaskan kepergian almarhum sebagai ketetapan Yang Maha Kuasa.

Usai dilepas secara resmi, jenazah disalatkan di Masjid Gadang untuk kemudian dimakamkan di pandam pekuburan keluarga di kawasan Ranah.

“Atas nama keluarga, kami memohon maaf atas segala kesalahan almarhum, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Kami juga berterima kasih kepada pemerintah, tokoh adat, rekan kerja, dan seluruh masyarakat yang telah datang memberikan penghormatan terakhir kepada beliau,” pungkasnya. (MC)

Berita Terkait

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan
Defisit Rp44,83 Miliar, DPRD Payakumbuh Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru