Capt. Harmen; Sengketa Pasar Tak Boleh Berlarut, DPRD Dorong Pemko dan Niniak Mamak Duduk Satu Meja

- Editor

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH – Persoalan status lahan Pasar Payakumbuh tidak boleh terus menjadi polemik yang merugikan masyarakat. Hal itu ditegaskan Anggota DPRD Kota Payakumbuh Fraksi PKB, Capt. Harmen, M.Mar, saat berdialog bersama para niniak mamak di Sekretariat DPRD Kota Payakumbuh, Minggu (5/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Capt. Harmen menegaskan bahwa DPRD menghormati hak ulayat masyarakat adat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan Peraturan Daerah tentang Kerapatan Adat Nagari (KAN). Namun, di sisi lain, pemerintah juga harus memiliki kepastian hukum dalam mengelola aset publik yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.

“Jangan sampai persoalan ini terus berlarut-larut. Yang dirugikan bukan hanya pemerintah atau nagari, tetapi juga ribuan pedagang dan masyarakat yang menggantungkan hidup di Pasar Payakumbuh,” tegas Capt. Harmen.

Baca Juga :  KORMI Payakumbuh Resmi Dilantik, Siap Perkuat Budaya Hidup Sehat Masyarakat

Ia menilai solusi terbaik bukan melalui saling mempertahankan posisi, melainkan melalui dialog terbuka yang mengedepankan musyawarah. Karena itu, DPRD mendorong Pemerintah Kota Payakumbuh dan para niniak mamak segera duduk satu meja untuk menyepakati langkah yang memberikan kepastian hukum sekaligus menghormati hak-hak adat.

Menurutnya, pemerintah harus memperoleh legalitas yang jelas dalam pengelolaan pasar, sementara masyarakat adat juga harus mendapatkan pengakuan atas hak ulayat beserta manfaat ekonomi yang adil.

“Adat dan pemerintahan bukan untuk dipertentangkan. Keduanya harus berjalan beriringan demi kepentingan masyarakat. Pasar Payakumbuh harus menjadi contoh bagaimana persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah, bukan konflik yang berkepanjangan,” ujarnya.

Baca Juga :  SD Negeri 28 Payakumbuh: Belajar Koding, Langkah Maju menuju Pendidikan Digital

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan itu menjadi ruang bertukar pandangan antara DPRD dan para niniak mamak terkait penyelesaian persoalan aset pasar. Harapannya, komunikasi yang terus terbangun mampu melahirkan solusi yang adil, bermartabat, dan tidak mengorbankan kepentingan rakyat.

Capt. Harmen menegaskan, DPRD akan terus mengawal proses penyelesaian tersebut agar menghasilkan keputusan yang memberikan kepastian hukum, menjaga marwah adat, serta memastikan aktivitas ekonomi di Pasar Payakumbuh tetap berjalan normal demi kesejahteraan masyarakat.(rio)

Berita Terkait

Gerebek Rumah di Bulakan Balai Kandi, Sat Narkoba Polres Payakumbuh Amankan Tiga Orang Terduga Pelaku
Expo Bidang Kompetensi Otomotif SMKN 2 Payakumbuh Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Dunia Industri
Fitrayanto Pimpin DPC PPP Kota Payakumbuh Periode 2026–2031, Siap Rawat Persatuan dan Dorong Pembangunan
113 Kontingen Meriahkan Pawai HUT ke-81 RI di Payakumbuh, Ribuan Warga Tumpah ke Jalan
Tepuk Tangan Pecah! Atraksi Silek dan Marching Band SMKN 2 Payakumbuh Jadi Sorotan di Pawai Alegoris
Perubahan APBD Payakumbuh 2026 Naik Rp139,45 Miliar, DPRD Dorong Penguatan PAD
Payakumbuh Sabet Dua Penghargaan Inovasi Teknologi Tepat Guna Sumbar, Karya Sekolah Jadi Sorotan
Enam Rumah di Padang Tiakar Ludes Dilalap Si Jago Merah, 24 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:08 WIB

Gerebek Rumah di Bulakan Balai Kandi, Sat Narkoba Polres Payakumbuh Amankan Tiga Orang Terduga Pelaku

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Expo Bidang Kompetensi Otomotif SMKN 2 Payakumbuh Perkuat Kolaborasi Sekolah dan Dunia Industri

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Fitrayanto Pimpin DPC PPP Kota Payakumbuh Periode 2026–2031, Siap Rawat Persatuan dan Dorong Pembangunan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:14 WIB

113 Kontingen Meriahkan Pawai HUT ke-81 RI di Payakumbuh, Ribuan Warga Tumpah ke Jalan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Tepuk Tangan Pecah! Atraksi Silek dan Marching Band SMKN 2 Payakumbuh Jadi Sorotan di Pawai Alegoris

Berita Terbaru