Saat Generasi Muda Mulai Melupakan Budaya, Aie Tabik Justru Bangkitkan Tradisi Leluhur

- Editor

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, – Kenagarian Aie Tabik mencatat sejarah sebagai nagari pertama di Kota Payakumbuh yang melaksanakan kegiatan Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari Tahun 2026 melalui tradisi Mauluan Konji di Bulan Baiak/Ramadan.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Adat Nagari Aie Tabik Minggu,(7/6/2026) ini menjadi langkah nyata dalam menghidupkan kembali warisan budaya Minangkabau yang mulai jarang dikenal oleh generasi muda.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Payakumbuh. Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, yang hadir mewakili Wali Kota Payakumbuh, menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurutnya, tradisi Mauluan Konji bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wadah untuk memperkuat kebersamaan masyarakat, mempererat hubungan antargenerasi, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Menhut Teken Izin Pinjam Pakai Hutan, Andre: Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik Bisa Dimulai

Tradisi Mauluan Konji merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi ini diwujudkan melalui kegiatan memasak dan menyajikan konji atau bubur khas secara bersama-sama sebagai simbol rasa syukur, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan di lingkungan nagari.

Pemerintah Kota Payakumbuh menilai pelestarian tradisi lokal memiliki manfaat yang besar dalam memperkuat kohesi sosial, menjaga semangat gotong royong, serta menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda agar lebih mengenal akar budaya dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.

Komitmen pelestarian adat dan budaya terus diperkuat melalui dukungan terhadap lembaga adat, seperti LKAAM, Kerapatan Adat Nagari (KAN), dan Bundo Kanduang, serta berbagai program kebudayaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan di tingkat nagari.

Dalam kesempatan tersebut, Elzadaswarman menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga identitas budaya dan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan bersama.

Baca Juga :  Renovasi Puskesmas Banja Laweh, Pekerja, "Kami Taat Akan Penggunaan APD"

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kebangkitan tradisi Mauluan Konji di Nagari Aie Tabik dapat menjadi inspirasi bagi nagari-nagari lainnya untuk kembali menghidupkan berbagai tradisi adat yang mulai jarang dilaksanakan. Dengan demikian, nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal dapat terus terjaga serta diwariskan kepada generasi mendatang.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Camat Payakumbuh timur,Lurah balai Jariang, tokoh adat, tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, alim ulama, cadiak pandai, serta masyarakat Nagari Aie Tabik yang bersama-sama mendukung pelestarian adat dan budaya Minangkabau.(rio)

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru