Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh: Penguatan Pendidikan Karakter Jadi Kunci Cegah Penyimpangan Sosial

- Editor

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH – Ketua Komisi C DPRD Kota Payakumbuh, Fitrayanto, SE, menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter, peran keluarga, serta nilai-nilai agama dan budaya dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk isu LGBT.

Menurut Fitrayanto, Kota Payakumbuh sebagai daerah yang menjunjung tinggi falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) harus terus memperkuat ketahanan moral generasi muda melalui pembinaan yang berkelanjutan.

“Persoalan sosial harus disikapi dengan langkah yang terukur. Pencegahan melalui pendidikan karakter, penguatan peran keluarga, serta pembinaan keagamaan merupakan langkah yang harus terus diperkuat,” ujar Fitrayanto.

Baca Juga :  Bupati Safni dan Wabup Rito Tegaskan: 'Kalau Ada Money Politik, Laporkan, Kami Tindak Langsung

Ia menilai pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan sosial. Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, serta masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi muda.

Sebagai Ketua Komisi C DPRD Kota Payakumbuh yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, Fitrayanto menyatakan pihaknya akan terus mendorong lahirnya program-program yang memperkuat pendidikan karakter, pembinaan kepemudaan, serta aktivitas positif yang mampu membangun mental dan akhlak generasi muda.

“Anak-anak dan remaja harus memiliki ruang untuk berkembang melalui kegiatan yang positif. Karena itu, pemerintah perlu memperkuat pembinaan di sekolah, lingkungan keluarga, maupun di tengah masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  113 Kontingen Meriahkan Pawai HUT ke-81 RI di Payakumbuh, Ribuan Warga Tumpah ke Jalan

Fitrayanto juga mengimbau masyarakat agar menyikapi setiap persoalan sosial secara bijaksana dan sesuai ketentuan hukum. Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan yang mengarah pada persekusi, diskriminasi, ataupun main hakim sendiri.

“Semua persoalan harus diselesaikan melalui mekanisme yang berlaku. Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga Kota Payakumbuh tetap religius, berbudaya, aman, dan kondusif, dengan mengedepankan pembinaan serta kepentingan generasi masa depan,” tutupnya.(rio)

Berita Terkait

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial
Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan
Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan
Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet
Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan
Tokoh Muda Eko Cahyadi Gabung PPP, Fitrayanto Sambut Hangat Momentum Baru Politik Payakumbuh
Hafis Alfarisi, S.H.: Menjadi Pengacara Bukan Sekadar Tarif Perkara, Moralitas dan Keadilan Harus Diutamakan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:33 WIB

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial

Rabu, 4 November 2026 - 00:45 WIB

Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh

Berita Terbaru