Balap Liar Terulang, Warga Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum di Payakumbuh

- Editor

Senin, 20 April 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Aksi balap liar yang kembali terjadi di Kota Payakumbuh bukan sekadar pelanggaran lalu lintas biasa, tetapi cermin lemahnya konsistensi penegakan hukum di lapangan.

Peristiwa yang berlangsung pada Minggu subuh (19/4/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Soekarno-Hatta Payakumbuh, tepatnya di depan SDN 02 Payakumbuh, kembali menegaskan bahwa ruang publik masih dengan mudah dikuasai oleh aktivitas ilegal tanpa kontrol memadai.

Fenomena ini bukan kejadian baru. Warga menyebut balap liar sudah berulang kali terjadi, terutama pada akhir pekan dan jam-jam rawan. Namun, minimnya kehadiran aparat pada waktu tersebut memunculkan pertanyaan: di mana patroli rutin yang seharusnya menjadi langkah pencegahan?

Baca Juga :  Nasmi Dukung Kreativitas Pemuda Talawi Berantas Pekat dengan Ikan Larangan

Jika penegakan hukum berjalan konsisten, mustahil titik yang sama terus berulang menjadi arena balap liar. Kondisi ini mengindikasikan adanya celah dalam pengawasan, bahkan terkesan pembiaran yang berpotensi memperbesar risiko kecelakaan dan korban jiwa.

Lebih ironis lagi, di saat pemerintah dan aparat kerap menggaungkan keselamatan berlalu lintas serta menyediakan wadah balap resmi, praktik ilegal justru tetap tumbuh subur di jalanan umum. Ini menunjukkan bahwa pendekatan yang ada belum menyentuh akar persoalan—baik dari sisi penindakan maupun pembinaan.

Baca Juga :  Ketua DPW PAN Sumbar Puji Pidato Presiden di Sidang Tahunan MPR

Penegak hukum dituntut tidak hanya hadir saat kejadian viral atau setelah insiden terjadi, tetapi mampu melakukan langkah preventif yang terukur. Patroli dini hari, pemetaan titik rawan, hingga penindakan tegas tanpa tebang pilih menjadi keharusan, bukan sekadar wacana.

Tanpa keseriusan dan konsistensi, balap liar akan terus berulang, dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum pun perlahan terkikis.(rio)

Berita Terkait

Komisi B DPRD Payakumbuh Dalami LKPJ 2025, Soroti UMKM hingga Investasi
Sekda Payakumbuh Ajak ASN Hemat Energi dan Disiplin Kelola Sampah
Diskusi Gonjong Limo Jadi Panggung Konsolidasi Intelektual Luhak Limo Puluah
Kejari Payakumbuh Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Rp41 Miliar di Pakan Sinayan
Hak Pendidikan Warga Binaan Diperkuat, Disdik Payakumbuh Jalin Sinergi dengan Lapas
Disparpora Payakumbuh Canangkan Zona Integritas, Targetkan Raih WBK dan WBBM 2026
SIRENG Jadi “Gerbang” Pengembang, Dinas PKP Payakumbuh Perketat Rekomendasi Site Plan
Wawako Payakumbuh Lepas Pawai Ta’aruf SDIT IPHI, 131 Siswa Ikuti Wisuda Tahfiz dan Khatam Al-Qur’an

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 13:08 WIB

Komisi B DPRD Payakumbuh Dalami LKPJ 2025, Soroti UMKM hingga Investasi

Senin, 20 April 2026 - 11:14 WIB

Sekda Payakumbuh Ajak ASN Hemat Energi dan Disiplin Kelola Sampah

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Diskusi Gonjong Limo Jadi Panggung Konsolidasi Intelektual Luhak Limo Puluah

Sabtu, 18 April 2026 - 16:54 WIB

Kejari Payakumbuh Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Rp41 Miliar di Pakan Sinayan

Kamis, 16 April 2026 - 10:18 WIB

Hak Pendidikan Warga Binaan Diperkuat, Disdik Payakumbuh Jalin Sinergi dengan Lapas

Berita Terbaru