Kejari Payakumbuh Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Rp41 Miliar di Pakan Sinayan

- Editor

Sabtu, 18 April 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Kejaksaan Negeri (Kejari) Payakumbuh tengah membidik dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum di kawasan Koto Nan IV Pakan Sinayan, Kecamatan Payakumbuh Barat, dengan nilai mencapai lebih kurang Rp41 miliar.

Penyelidikan tersebut dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat terkait proses pengadaan tanah yang berlangsung dalam rentang waktu 2019 hingga 2022.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Payakumbuh, Didi Vibaldi Edward, membenarkan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

Baca Juga :  Kodim 0306/50 Kota Perbaiki Saluran Air Pamsimas Pascabencana

“Kita memang sedang melakukan penyelidikan atas laporan masyarakat terkait pengadaan tanah di Kelurahan Pakan Sinayan, Kecamatan Payakumbuh Barat,” ujarnya.

Menurutnya, proses penyelidikan telah berjalan selama kurang lebih dua pekan. Dalam kurun waktu tersebut, tim penyidik telah meminta klarifikasi dari puluhan pihak yang dianggap mengetahui atau terlibat dalam proses pengadaan tanah tersebut.

“Kita sudah meminta keterangan dari berbagai pihak, mulai dari Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP), tim pengadaan, hingga masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Agen Bus di Padang Meninggal Ditusuk Gegara Rebutan Penumpang

Didi menegaskan, nilai proyek pengadaan tanah yang diselidiki diperkirakan mencapai lebih dari Rp41 miliar. Saat ini, Kejari masih terus mengumpulkan data dan fakta guna mengungkap apakah terdapat unsur pidana dalam proses tersebut.

“Proses masih berjalan, kita terus bergerak cepat dengan mengumpulkan berbagai fakta dan keterangan. Perkembangannya akan kita sampaikan lebih lanjut,” pungkasnya.(rio)

Berita Terkait

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial
Wirman Dt. Pangeran Dukung Pengembangan Alpukat, Peluang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Kawal Aspirasi Masyarakat, Wirman Dt. Pangeran Nan Putiah Dorong Perbaikan Jalan Koto Malintang–Sawah Luar
Hafis Alfarisyi Apresiasi Pengamanan Polisi, Eksekusi Objek Sengketa di Agam Berjalan Lancar
Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan
Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan
Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet
Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:33 WIB

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial

Kamis, 5 November 2026 - 23:59 WIB

Wirman Dt. Pangeran Dukung Pengembangan Alpukat, Peluang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 5 November 2026 - 23:27 WIB

Kawal Aspirasi Masyarakat, Wirman Dt. Pangeran Nan Putiah Dorong Perbaikan Jalan Koto Malintang–Sawah Luar

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Hafis Alfarisyi Apresiasi Pengamanan Polisi, Eksekusi Objek Sengketa di Agam Berjalan Lancar

Rabu, 4 November 2026 - 00:45 WIB

Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan

Berita Terbaru