Payakumbuh — Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh resmi mencanangkan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan reformasi birokrasi guna menghadirkan layanan publik yang bersih, transparan, dan profesional.
Kepala Disparpora Payakumbuh, Yunida Fatwa, menegaskan bahwa pencanangan ZI bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas.
“Ini tindak lanjut arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta. Kita ingin memastikan seluruh layanan benar-benar bebas dari praktik korupsi dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Ia menekankan, keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat ditentukan oleh implementasi konkret di lapangan, bukan hanya pada dokumen perencanaan.
“Masyarakat harus merasakan perubahan. Layanan harus lebih cepat, lebih mudah diakses, dan semakin transparan,” tegasnya.
Dalam upaya meraih predikat WBK dan WBBM, Disparpora memfokuskan langkah pada enam area perubahan utama, yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, penguatan sistem manajemen SDM, akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Menurut Yunida, seluruh elemen di lingkungan Disparpora memiliki peran penting dalam mewujudkan target tersebut.
“Tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Ini kerja kolektif, mulai dari pimpinan hingga staf pendukung harus memiliki komitmen dan integritas yang sama,” katanya.
Ia juga menyoroti peran strategis pimpinan sebagai teladan dalam membangun budaya kerja yang bersih dan profesional.
“Pimpinan harus menjadi role model. Integritas harus tercermin dalam setiap keputusan dan tindakan sehari-hari,” ujarnya.
Selain penguatan internal, Disparpora juga didorong untuk terus berinovasi dalam pelayanan publik agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
“Kita tidak boleh stagnan. Inovasi harus terus dilakukan agar layanan semakin efektif, efisien, dan sesuai harapan masyarakat,” tambahnya.
Pencanangan Zona Integritas ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam memastikan reformasi birokrasi berjalan konsisten dan berdampak nyata bagi publik.
Dengan komitmen yang kuat dan kerja berkelanjutan, Disparpora Payakumbuh optimistis mampu meraih predikat WBK dan WBBM pada tahun 2026.
“Target ini realistis jika seluruh jajaran bekerja konsisten dan menjaga integritas,” pungkas Yunida.









