Pemulihan Pascabencana Dikebut, 47 Huntap Mulai Dibangun di Lima Puluh Kota

- Editor

Kamis, 16 April 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota — Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana resmi memulai pembangunan hunian tetap (huntap) mandiri sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana. Program ini ditandai dengan peletakan batu pertama rumah contoh di Jorong Lubuak Aua, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Rabu (15/4/2026).

Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, bersama Sekretaris Utama BNPB, Rustian. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran kepala OPD, camat, wali nagari, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Safni menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dan semangat gotong royong dalam memastikan program berjalan sesuai rencana. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat sejak masa tanggap darurat hingga fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca Juga :  UNIDHA Gelar Sosialisasi Program RPL di Polres Mentawai: Bangkitkan Semangat Belajar di Kalangan Personel Kepolisian

“Dengan koordinasi yang solid dan semangat kebersamaan, kita optimistis program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak,” ujar Safni.

Ia juga berharap pembangunan huntap mandiri ini dapat segera direalisasikan sehingga warga yang terdampak bencana bisa kembali memiliki tempat tinggal yang aman dan layak huni.

Sementara itu, Sestama BNPB Rustian menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung kebutuhan daerah, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya percepatan penyampaian laporan teknis sebagai dasar penyaluran bantuan.

“Kami memastikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah, sepanjang proses administrasi dan teknis dipenuhi dengan baik dan tepat waktu,” tegasnya.

Rustian juga menjelaskan bahwa konsep huntap mandiri merupakan model pembangunan berbasis partisipasi masyarakat dengan spesifikasi teknis yang telah teruji, sehingga menjamin aspek keamanan dan kelayakan huni.

Baca Juga :  Febriadi, A.Md, Dewan DPRD Fraksi NasDem Kota Payakumbuh Mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional 2025

Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Zaimar Hakim, mengungkapkan bahwa program ini menyasar 47 unit rumah kategori rusak berat.

“Rinciannya, 34 unit di Kecamatan Bukit Barisan, 12 unit di Kecamatan Gunuang Omeh, dan 1 unit di Kecamatan Suliki,” jelasnya.

Rumah contoh yang dibangun merupakan milik warga terdampak, Epi Diar (53), yang dihuni enam anggota keluarga. Pembangunan huntap ini didukung anggaran dari BNPB serta melibatkan pihak Semen Padang dalam pelaksanaannya.

Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana, sekaligus memastikan hunian yang dibangun memenuhi standar keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan. (*)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru