Batang Sandir di Limapuluh Kota Mengamuk, Rusak Padi, Lubuk Ikan Larangan dan Pipa Pamsimas

- Editor

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota –  Bencana hidrometerologi di Kabupaten Limapuluh Kota semakin meluas. Selain longsor, tanah amblas, dan banjir. Sungai-sungaI yang ada di kabupaten ini, termasuk Sungai Batang Sandir yang berhulu di Kabupaten Tanahdatar dan bermuara ke Sungai Batang Agam Payakumbuh, kembali meluap.

Sungai Batang Sandir  di Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, meluap sejak Rabu (13/5/2026), bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur kawasan itu. Sampai, Jumat 15/5/2026), debit air sungai yang disebut penduduk sebagai Batang Aia Pondam ini, masih tinggi, deras dan berwarna cokelat.

Penjabat Wali Nagari Tungkar, Syafriwan, menyebut, sungai Batang Sandir yang meluap, memutus pipa Pamsimas yang mengalir untuk ratusan rumab penduduk. Merusak lubuk ikan larangan Pokmawas Pondam, dan merendam areal persawahan masyarakat. Termasuk, merendam padi yang siap untuk dipanen.

Dua petani yang sawah garapanya dirusak luapan Batang Sandir, Efa dan Yusni Ancok, sangat berharap bantuan dari pemerintah. “Seminggu lagi, padi di sawah kami mau dipanen. Tapi mau bilang apa. Datang banjir. Habis semua,” kata Efa dan Jusni Ancok.

Baca Juga :  Keracunan Gas di Alahan Panjang, Ternyata DPRD Solok Sudah Minta Tertibkan Semua Glamping Sejak Sebulan Lalu

Selain Batang Sandiri yang meluap, hujan deras Rabu malam lalu, juga mengakibatkan bencana di tiga jorong di Nagari Tungkar. Yakni, jorong Taratak, Jorong Sialang, dan Jorong Dalam Nagari.  Akibat bencana ini, ada jalan kabupaten yang terban, jalan pertanian yang ditimbun longsor, dan rumah penduduk yang halamanya amblas.

Anggota DPRD Limapuluh Kota, M Fajar Rillah Vesky yang meninjau ke lokasi kejadian, meminta pemda setempat segera menetapkan status tanggap darurat. Karena bencana alam yang terjadi, selain meluas di berbagai kecamatan, juga menganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat. Sekaligus membutuhkan tindakan segera dan memadai.

“Pemkab Limapuluh Kota harus segera menetapkan status tanggap darurat, untuk melegalisasi pengunaan Biaya Tak Terduga (BTT) sebesar Rp2,5 miliar yang terdapat dalam pos belanja APBD 2026. Sekaligus untuk memobilisasi bantuan dari berbagai pihak, seperti BNPB, Pemprov Sumbar dan BWS Sumatera V,” kata M. Fajar Rillah Vesky.

Baca Juga :  Ratusan Warga Suliki Kabupaten LimaPuluh Kota Antusias Meriahkan Jalan Santai Restorasi HUT ke-14 Partai NasDem

Terkait dengan luapan Sungai Batai Sandir yang merusak areal pertanian penduduk dan merusak sarana air bersih masyarakat, Fajar selain berkoordinasi dengan Bupati dan Pemkab Limapuluh Kota. juga langsung melaporkan kejadian ini kepada anggota DPR-RI Zigo Rolanda dan BWS Sumatera V di Padang. Sebab, dua tahun lalu, Sungai Batang Sandir pernah dinormalisasi BWS Sumatera V.

“Area yang dinormalisasi BWS Sumatera V, dua tajun lalu, masih dibilang aman dari luapan Sungai Batang Sandir. Sedangkan yang belum dinormalisasi, menimbulkan kerusakan parah. Karenanya, kita berharap kembali bantuan BWS Sumatera V untuk menormalisasi Batang Sandir, karena ini tentunya juga untuk mengamankan Normalisasi Batang Agam Payakumbuh yang sedang berlangsung,” kata Fajar Vesky. (***)

Berita Terkait

Nagari Balai Panjang Tembus Seleksi Nasional, Wakili Sumbar di Ajang Desa Berprestasi 2026
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Kabut Asap Mengkhawatirkan, Ketua Komisi III DPRD Lima Puluh Kota Dorong Langkah Pencegahan
Banjir, Longsor Hingga Angin Kencang: Dinsos Lima Puluh Kota Pastikan Warga Selalu Terlindungi dari Pra Hingga Pascabencana
Kabut Asap Kian Pekat! Safrinal Dt. Jambek Desak Pemda Siapkan Belajar Daring dan Lindungi Warga
Dampak kabut Asap karhutla, Polres 50 kota Bagikan Masker Gratis ke Masyarakat dan Pengendara Sepeda Motor
Kabut Asap Kian Pekat, Beni Murdani Dorong Pelajar di Kabupaten Lima Puluh Kota Belajar dari Rumah
204 Huntap di Koto Tinggi Mulai Dibangun, Bupati Safni: Ini Harapan Baru bagi Warga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:40 WIB

Nagari Balai Panjang Tembus Seleksi Nasional, Wakili Sumbar di Ajang Desa Berprestasi 2026

Jumat, 11 September 2026 - 18:18 WIB

Kabut Asap Mengkhawatirkan, Ketua Komisi III DPRD Lima Puluh Kota Dorong Langkah Pencegahan

Rabu, 9 September 2026 - 14:56 WIB

Banjir, Longsor Hingga Angin Kencang: Dinsos Lima Puluh Kota Pastikan Warga Selalu Terlindungi dari Pra Hingga Pascabencana

Selasa, 8 September 2026 - 18:11 WIB

Kabut Asap Kian Pekat! Safrinal Dt. Jambek Desak Pemda Siapkan Belajar Daring dan Lindungi Warga

Selasa, 8 September 2026 - 11:42 WIB

Dampak kabut Asap karhutla, Polres 50 kota Bagikan Masker Gratis ke Masyarakat dan Pengendara Sepeda Motor

Berita Terbaru