Banjir, Longsor Hingga Angin Kencang: Dinsos Lima Puluh Kota Pastikan Warga Selalu Terlindungi dari Pra Hingga Pascabencana

- Editor

Rabu, 9 September 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMA PULUH KOTA — 8 September 2026 Rangkaian bencana dalam beberapa bulan terakhir menjadi ujian nyata bagi Kabupaten Lima Puluh Kota. Mulai dari banjir dan longsor di Nagari Aia Angek, kebakaran rumah di sejumlah nagari, hingga angin kencang yang menumbangkan pohon dan merenggut nyawa di Nagari Pangkalan setiap peristiwa menuntut respons cepat, tepat, dan menyeluruh.

Di sinilah Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota bersama instansi terkait membuktikan kehadirannya: dari saat bahaya mengancam, saat bencana terjadi, hingga saat warga mulai membangun kembali kehidupannya.

Satu Langkah Sebelum Bencana: Membangun Kesiapan di Tingkat Nagari

Penanganan bencana yang efektif dimulai jauh sebelum musibah datang. Dinas Sosial terus berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah nagari, TNI, Polri, BAZNAS, TAGANA, dan relawan untuk mengurangi risiko di titik-titik rawan. Salah satu program unggulan yang terus diperluas adalah Kampung Siaga Bencana, yang membekali warga dengan kemampuan mandiri menghadapi bahaya, mulai dari mengenali tanda alam, cara evakuasi, pertolongan pertama, hingga siapa yang harus dihubungi saat darurat.

Data Kelompok Rentan Jadi Pegangan Utama

Baca Juga :  Gotong Royong TNI dan Warga, TMMD Limapuluh Kota Terus Pacu Pembangunan Jalan

 

Dinas Sosial juga menyusun daftar kelompok yang paling membutuhkan perhatian khusus, lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, anak-anak, dan keluarga kurang mampu. Data ini memastikan saat bencana terjadi, bantuan tidak hanya cepat datang, tetapi juga menjangkau mereka yang paling rentan.

Bencana Datang, Bantuan Langsung Tiba

Ketika banjir dan longsor melanda Nagari Aia Angek, Kecamatan Gunuang Omeh, Dinas Sosial dan BPBD langsung turun ke lokasi. Asesmen dilakukan, warga didata, dan kebutuhan dasar segera disalurkan, sembako, makanan siap saji, selimut, tikar, perlengkapan tidur, peralatan keluarga, perlengkapan anak, paket kebersihan, hingga pakaian layak pakai.

Pascabencana pun Dinas Sosial tidak pergi. Pendampingan sosial tetap berjalan agar warga dapat kembali menjalani kehidupan seperti sedia kala.

“Kehadiran kami tidak berakhir saat barang diserahkan. Kami memastikan warga terus didampingi hingga benar-benar pulih. Kerja sama antarlembaga menjadi pondasi agar proses pemulihan berjalan cepat,” ujar Kepala Dinas Sosial, Ir. Indra Suriani.

Kepedulian Juga Hadir di Tengah Duka

Saat kebakaran dan angin kencang melanda Sarilamak, Kubang, Guguak VIII Koto, dan Sungai Naniang, bantuan kembali disalurkan berkat sinergi Pemkab Lima Puluh Kota bersama Dinas Sosial, BPBD, dan BAZNAS. Bahkan ketika duka mendalam menyelimuti Jorong Sopang, Nagari Pangkalan — di mana seorang warga meninggal dunia akibat pohon tumbang, Bupati H. Safni Sikumbang beserta jajaran pimpinan daerah turun langsung menemui keluarga korban.

Baca Juga :  Danramil 05/Harau Tinjau Pembangunan KDKMP di Dua Nagari

“Pemerintah wajib hadir di tengah duka maupun kesulitan masyarakat. Bantuan bukan sekadar barang, melainkan wujud kepedulian dan harapan agar warga tetap kuat dan bangkit kembali,” tegas Bupati.

Semua Bergerak Sebagai Satu

Kepala Pelaksana BPBD, Zaimar Hakim, S.H., menegaskan bahwa penanganan bencana bukan tugas satu lembaga saja. Dinas Sosial menjamin kebutuhan dasar dan perlindungan sosial, BPBD mengoordinasikan respons darurat, BAZNAS menopang dari sisi sosial-kemanusiaan, sementara TNI, Polri, TAGANA, relawan, dan masyarakat melengkapi di lapangan.

Dari kesiapsiagaan hingga pemulihan, satu hal yang tetap: bencana memang tak terduga, tetapi perlindungan terhadap masyarakat Lima Puluh Kota senantiasa berjalan, tak terputus, dari sebelum bahaya datang hingga kehidupan kembali normal.( MAHWEL )

Berita Terkait

PGRI Harau Latih 130 Guru Kuasai Teknologi AI, Ketua PGRI Lima Puluh Kota Dorong Peningkatan Kompetensi Digital
RBN NasDem Lima Puluh Kota Diserbu 92 Pendaftar, Remaja Lintas Provinsi Belajar Demokrasi hingga Turun ke Pasar
Baru Lima Hari Dibuka, 92 Remaja Daftar Program Remaja Bernegara NasDem Lima Puluh Kota
Hari Santri Nasional 2026, Bisron Hadi: Ilmu dan Integritas Jadi Fondasi Generasi Masa Depan
Dari India ke Danantara, Petani Gambir Masih Menunggu: Jangan-Jangan Cuma Jalan-Jalan Berbungkus Perjuangan!
Ferizal Ridwan Pimpin PERSIS Lima Puluh Kota 2026–2030, Perkuat Konsolidasi Dakwah dan Sosial
KORPRI Kabupaten Lima Puluh Kota Peduli Bencana Kabut Asap, Bagikan Masker Gratis Bersama BPBD, TNI dan POLRI.
Cegah Kenakalan Remaja dan Narkoba, Kapolres 50 Kota Bangun Sinergi dengan Dunia Pendidikan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:58 WIB

PGRI Harau Latih 130 Guru Kuasai Teknologi AI, Ketua PGRI Lima Puluh Kota Dorong Peningkatan Kompetensi Digital

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:32 WIB

RBN NasDem Lima Puluh Kota Diserbu 92 Pendaftar, Remaja Lintas Provinsi Belajar Demokrasi hingga Turun ke Pasar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Baru Lima Hari Dibuka, 92 Remaja Daftar Program Remaja Bernegara NasDem Lima Puluh Kota

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Bisron Hadi: Ilmu dan Integritas Jadi Fondasi Generasi Masa Depan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Dari India ke Danantara, Petani Gambir Masih Menunggu: Jangan-Jangan Cuma Jalan-Jalan Berbungkus Perjuangan!

Berita Terbaru