Payakumbuh — Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka datang dari Ranah Minang. Salah seorang putra terbaik Luak Limopuluah, Iyut Fitra, telah berpulang ke rahmatullah pada Senin, 27 April 2026 pukul 15.30 WIB di RSUP Dr. M. Djamil Padang dalam usia 58 tahun.
Almarhum merupakan warga Suku Pitopang, berasal dari Padang Tongah, Balai Nan Duo, Koto Nan Ompek. Kepergian beliau menjadi duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta masyarakat yang mengenal sosoknya sebagai pribadi yang rendah hati dan penuh dedikasi.
Semasa hidupnya, Iyut Fitra dikenal sebagai penyair nasional yang telah menorehkan berbagai karya sastra bernilai. Selain itu, almarhum juga pernah mengabdikan diri di dunia olahraga sebagai atlet sepak bola dengan memperkuat Persepak Payakumbuh pada era 1980 hingga 1990-an.
Tokoh masyarakat Sumatera Barat, Irfendi Arbi, turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhum. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka atas kepergian almarhum Iyut Fitra. Beliau adalah sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi dunia sastra dan olahraga. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa-dosanya, serta menempatkannya di surga-Nya,” ungkap Irfendi Arbi.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pengingat akan kefanaan hidup dan pentingnya memperbanyak amal ibadah.
“Kematian adalah ketetapan Allah SWT bagi setiap yang bernyawa. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dan terus meningkatkan keimanan serta ketakwaan,” tambahnya.
Jenazah almarhum telah dimakamkan di kampung halamannya di Padang Tongah, Balai Nan Duo, dengan suasana haru dan doa yang mengiringi kepergiannya.
Kepergian Iyut Fitra tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga warisan karya dan keteladanan. Semoga segala amal kebaikan almarhum menjadi pahala jariyah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta ketabahan.(rio)









