4 Bulan Tanpa Gaji, Ketua Fraksi PKB DPRD “Semprot” Pemko Payakumbuh: Hak PPPK Paruh Waktu Jangan Diabaikan!

- Editor

Selasa, 28 April 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Ratusan tenaga pendidik berstatus PPPK paruh waktu di Kota Payakumbuh menghadapi kondisi memprihatinkan. Selama empat bulan terakhir, sejak Januari hingga April 2026, mereka belum menerima gaji, meski tetap menjalankan tugas mengajar dan pelayanan di sekolah.

Situasi ini mendapat sorotan keras dari Afiandi, S.Pt Datuak Itam, Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Payakumbuh. Ia menegaskan bahwa keterlambatan pembayaran gaji tersebut tidak bisa dianggap persoalan sepele.

“Ini bukan bantuan, ini hak. PPPK paruh waktu juga bekerja dan mengabdi untuk pendidikan. Tidak boleh ada pembiaran terhadap hak mereka,” tegas Afiandi.

Baca Juga :  Pengukuhan NasDem Payakumbuh, Target Elektoral 2029 Mulai Dipanaskan

Ia menyoroti dampak nyata yang dirasakan para tenaga PPPK. Tanpa gaji selama berbulan-bulan, banyak di antara mereka yang harus berutang demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Di satu sisi mereka tetap berdiri di depan kelas, mendidik anak-anak kita. Tapi di sisi lain mereka harus memikirkan dapur di rumah. Ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.

Afiandi juga mengingatkan agar Pemerintah Kota Payakumbuh tidak terus berlindung di balik alasan teknis atau perubahan regulasi. Menurutnya, persoalan hak tenaga pendidik harus diselesaikan dengan langkah cepat dan konkret.

Baca Juga :  Mayat perempuan tak dikenal tergeletak di selokan Sontang Pasaman

“Jangan lagi bicara kendala teknis. Yang dibutuhkan sekarang adalah solusi. Hak PPPK paruh waktu harus segera dibayarkan,” tegasnya.

Ia pun mendesak agar persoalan ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah, mengingat peran tenaga pendidik yang sangat vital dalam keberlangsungan pendidikan.

“Kalau tenaga pendidik saja tidak kita jamin haknya, maka ini jadi alarm serius bagi masa depan pendidikan kita,” tutupnya.(rio)

Berita Terkait

“Sosok Inspiratif Itu Pergi” Irfendi Arbi Kenang Iyut Fitra dengan Penuh Haru
BPBD Payakumbuh Perkuat Kesiapsiagaan, 128 Relawan Dibekali Mitigasi Bencana
Atlet Payakumbuh Dominasi Kejurnas Jambi Open 2026, Sumbang 3 Emas untuk Sumbar
Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci, Pemko Payakumbuh Tekankan Percepatan Pembangunan di Hari Otonomi Daerah 2026
125 Personel Lintas Instansi Uji Kesiapsiagaan Bencana di Payakumbuh, Wawako: Detik Awal Penentu Hidup dan Mati
Gaji PPPK Paruh Waktu Belum Dibayar, Pemko Payakumbuh Akui Terkendala Regulasi Baru
Musorkot KONI Payakumbuh 2026 Jadi Penentu Arah Prestasi Jelang Porprov Sumbar
LKPJ 2025 Disorot! DPRD Sumbar: Jangan Sekadar Formalitas, Harus Jadi Titik Balik Kinerja Pemerintah

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 14:07 WIB

4 Bulan Tanpa Gaji, Ketua Fraksi PKB DPRD “Semprot” Pemko Payakumbuh: Hak PPPK Paruh Waktu Jangan Diabaikan!

Selasa, 28 April 2026 - 13:30 WIB

“Sosok Inspiratif Itu Pergi” Irfendi Arbi Kenang Iyut Fitra dengan Penuh Haru

Selasa, 28 April 2026 - 10:45 WIB

BPBD Payakumbuh Perkuat Kesiapsiagaan, 128 Relawan Dibekali Mitigasi Bencana

Selasa, 28 April 2026 - 10:37 WIB

Sinergi Pusat-Daerah Jadi Kunci, Pemko Payakumbuh Tekankan Percepatan Pembangunan di Hari Otonomi Daerah 2026

Selasa, 28 April 2026 - 10:33 WIB

125 Personel Lintas Instansi Uji Kesiapsiagaan Bencana di Payakumbuh, Wawako: Detik Awal Penentu Hidup dan Mati

Berita Terbaru