Lima Puluh Kota, – Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota memfasilitasi keberangkatan seorang pemuda yang sempat terlantar di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota setelah identitas dan pihak keluarganya berhasil ditelusuri. Minggu, (7/6/2026).
Pemuda tersebut diketahui berasal dari Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatera Selatan. Sebelumnya, yang bersangkutan diamankan oleh masyarakat dan selanjutnya mendapatkan penanganan serta tempat beristirahat sementara di Polsek Harau.
Melalui koordinasi antara Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota, Polsek Harau, dan pihak keluarga, identitas pemuda tersebut berhasil diketahui sehingga proses pemulangan ke daerah asal dapat segera dilakukan. Dinas Sosial kemudian memfasilitasi keberangkatan yang bersangkutan menuju kampung halamannya menggunakan transportasi umum.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota, Ir. Indra Suriani, menyampaikan bahwa penanganan terhadap warga yang terlantar merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berupaya memastikan setiap warga yang membutuhkan bantuan mendapatkan penanganan yang layak. Setelah identitas dan keluarga yang bersangkutan berhasil kami telusuri, kami segera berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memfasilitasi kepulangannya ke daerah asal. Alhamdulillah, proses tersebut dapat berjalan dengan lancar,” ujar Indra Suriani.
Ia juga mengapresiasi dukungan Polsek Harau, masyarakat, serta pihak keluarga yang telah bekerja sama selama proses penanganan berlangsung.
Lebih lanjut, Indra Suriani mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru menyimpulkan ataupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Verifikasi sangat penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun stigma terhadap seseorang,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penanganan hingga pemuda tersebut dapat kembali ke daerah asalnya dengan aman.
Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam memberikan pelayanan sosial yang cepat, tepat, dan humanis.(rio)









