Jembatan Gantung Roboh Akibat Bencana di Sungai Rimbang Dibangun Kembali Kodim 0306/50 Kota

- Editor

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota || Jembatan gantung yang roboh akibat bencana alam di Jorong Ateh Koto, Nagari Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, mulai dibangun kembali oleh TNI melalui Kodim 0306/50 Kota, Kamis (15/1/2026).

Pembangunan jembatan diawali dengan pembongkaran struktur lama yang rusak parah, sekaligus persiapan konstruksi jembatan gantung baru guna memulihkan akses transportasi masyarakat.

Komandan Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf Ucok Namara, S.I.P., menyatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah serta masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga :  Wawako Elzadaswarman Hadiri Perpisahan Siswa Kelas XII SMAN 3 Payakumbuh, Sampaikan Pesan Inspiratif

“Jembatan ini memiliki fungsi vital bagi mobilitas warga. Dengan dibangunnya kembali akses penghubung ini, diharapkan aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan normal,” kata Letkol Inf Ucok Namara.

Ia menegaskan, keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur dasar masyarakat merupakan bagian dari tugas pokok TNI selain perang, terutama dalam mendukung ketahanan wilayah.

Baca Juga :  Universitas Islam Sumatera Barat Jalin MoU dengan University Azzaituna Tunisia

Pelaksanaan pembangunan di lapangan dipimpin oleh Kapten Czi Zulkarnaen selaku penanggung jawab kegiatan. Saat ini, pekerjaan masih berada pada tahap awal dengan fokus pada pembongkaran jembatan lama.

Sebanyak 10 personel TNI diterjunkan dalam kegiatan tersebut dan didukung partisipasi aktif masyarakat setempat melalui semangat gotong royong.

Pembangunan kembali jembatan gantung di Sungai Rimbang diharapkan dapat segera rampung agar akses transportasi warga kembali pulih pascabencana.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51 WIB

Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan

Berita Terbaru