Musholla DPRD Limapuluh Kota Memprihatinkan, Legislator PDIP Galang Perbaikan Pakai Uang Pribadi Anggota Dewan

- Editor

Rabu, 8 Oktober 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota || Meski sering digunakan sebagai tempat ibadah, terutama untuk melaksanakan sholat wajib. Tapi kondisi musholla di komplek gedung DPRD Kabupaten Limapuluh Kota cukup memprihatinkan. Serupa dengan gedung DPRD sendiri, musholla yang ada di komplek wakil rakyat juga minus perawatan.

Kondisi yang sudah lama terjadi itu menggugah naluri Siska, anggota DPRD dari Dapil Kecamatan Harau dan Kecamatan Payakumbuh.

Legislator PDI-Perjuangan ini memprakarsai sekaligus mengajak teman-temannya di DPRD, untuk rame-rame memperbaiki musala memakai uang pribadi. Ini tentu sesuai dengan semangat gotong-royong: saripati Pancasila,dan jembatan hati selalu di bangun oleh siska yang menjadi-jadi nilai-nilai dasar PDI-Perjuangan.

“Setiap melaksanakan salat di musala kantor DPRD, kami terenyuh melihat kondisi musala yang minus perawatan. Makanya, kami berinisatif mendatangkan  tukang dan bahan-bangunan untuk perbaikanya.

Kami ajak juga teman-teman lintas fraksi, ikut badoncek atau patungan dengan dana pribadi. Alhamdulillah, hampir seluruh pimpinan dan anggota DPRD yang mendukung dan menyatakan ikut menyumbang,” kata Siska kepada wartawan, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga :  AKBP Russirwan,SH Wakapolres Payakumbuh Polisi Familiar Yang Akrab disapa Ayah Sampai Memasuki Purna Tugas Tetap Jadi Polisi Cinta Petani

Siska menyebut nama rekan-rekannya di DPRD yang sudah menyumbang atau menyatakan ikut menyumbang dana untuk perbaikan musholla tersebut. Seperti, Hendri, Ubetra Syandra, dan Zulhikmi Dt Rajo Suaro (Gerindra). Kemudian, Esi Asmawati, Andri Jonpito Anwar,  dan Alia Efendi Dt Bijayo Nan Mudo (NasDem). Selanjutnya, Yuliansof, Pidika Anantatur Dt Pado Nan Genggang dan Asrul (PKB).

Berikutnya, HM.Fadhil Abrar, Haji Chandra, Bisron Hadi, Profesor Erman Mawardi, dan Benni Moerdani (PKS). Kemudian, Defrianto Ifkar, Doni Ikhas, Putra Satria Veri, Feri Lesmana Riswan Dt Bandaro Kayo, dan Fajar Vesky (Golkar) Serta Pen Yul Hasni, Syafril, dan Taufik Hidayatullah (PPP). Kemudian, Syafrinal Dt Jambek (Hanura).

“Itu yang sudah mengonfirmasi kepada kami, bahwa mereka ikut menyumbang, untuk perbaikan mushola di gedung DPRD. Untuk tahap awal, biar cepat eksekusinya, pakai dana pribadi kami dulu. Nanti, akan dimintai kepada teman-teman yang sudah menyatakan, ikut menyumbang. Kami yakin, nanti masih ada tambahan dari kawan-kawan lain,” kata Siska yang dikenal peduli dengan nasib wong cilik di Kabupaten Limapuluh Kota.

Baca Juga :  Satreskrim Polres 50 Kota Amankan Pelaku Persetubuhan Anak, Aksi Dilakukan Berulang

Siska menegaskan bahwa langkah tersebut bukan demi pencitraan politik. Melainkan bentuk nyata pengabdiannya. Menurutnya, musala atau Musholla, yang sudah dibangun tersebut, kondisinya memang perlu perbaikan. Karena, lantai keramiknya sudah mengelupas. Sementara, anggaran perbaikannya tak ada karena kondisi efisiensi.

“Seumur hidup saya, inilah kenangan terbaik buat seluruh anggota DPRD Kabupaten Limapuluh kota Bersama-sama memperbaiki musholla DPRD dengan uang pribadi.

Mudah-mudaha, bisa menjadi jalan menuju syurga,” pungkas Siska, sambil menyebut perbaikan mushola di komplek DPRD itu kini terus berlangsung. (*/rdk)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru