Satgas TNI Percepat Pembangunan Huntara bagi Warga Terdampak Bencana di Limapuluh Kota

- Editor

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota || Satuan Tugas (Satgas) TNI terus mempercepat pembangunan Rumah Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Limapuluh Kota. Hingga Sabtu (20/12/2025), proses pembangunan telah memasuki hari keenam dan berlangsung sesuai rencana.

Percepatan pembangunan melibatkan personel lintas satuan, yakni Kodim 0306/50 Kota, Yonif 131/Braja Sakti, Denzipur 2/Padang, serta didukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan efektivitas pekerjaan di lapangan.

Baca Juga :  AlKhori Rezki, Pemuda yang Lebih Memilih Meninggalkan Jejak Dari Pada Mengejar Kursi

Sejumlah pekerjaan utama yang dilakukan meliputi pemasangan bouplan, lanjutan pengecoran lantai, pendataran lokasi menggunakan dua unit alat berat, penggalian septik tank, serta pendistribusian material bangunan.

Selain pekerjaan fisik, personel Satgas juga menjalankan berbagai aktivitas pendukung guna menjaga kelancaran pembangunan.

Baca Juga :  Anggota DPRD Lima Puluh Kota Siska Ucapkan Selamat HPN 2026 dan HUT ke-4 Faktasumbar

Pembangunan Huntara ditujukan untuk menyediakan hunian sementara yang layak bagi warga terdampak, sambil menunggu proses pemulihan dan pembangunan hunian permanen oleh pemerintah daerah.

Hunian sementara ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru