Warga Binaan Lapas Tanjung Pati Pindahkan Bibit Lele, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

- Editor

Rabu, 29 Oktober 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh || 28 Oktober 2025 – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Tanjung Pati, Elfiandi, A.Md.I.P., S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan pemindahan bibit ikan lele di area budidaya Lapas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang secara aktif mendukung program Ketahanan Pangan Nasional dan inisiasi lokal PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat).

Pelaksanaan di Kolam Ikan Lele Area Branggang

Pemindahan ribuan bibit ikan lele ini dilaksanakan di kolam yang terletak di Area Branggang atau tembok keliling Lapas.

Kalapas Elfiandi didampingi oleh sejumlah pejabat utama, yaitu Plh KaKPLP (Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan), Taufiqurrahman S.Sos, dan Plh KasiminKamtib (Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban), Hanif Budi Nugroho S.Tr.Pas.

Baca Juga :  WAKIL KETUA KOMITE III DPD RI KRITISI PENGURANGAN MASA TINGGAL HAJI

“Program budidaya lele ini adalah sarana edukasi dan asimilasi yang sangat berharga bagi WBP. Dengan fokus pada Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), kami memastikan siklus panen berjalan efisien, yang secara langsung berkontribusi pada Ketahanan Pangan,” jelas Kalapas Elfiandi di sela-sela kegiatan.

“Kami ingin lahan kosong di Lapas ini menjadi lahan produktif yang dapat mencetak WBP menjadi wirausahawan perikanan setelah mereka bebas nanti.”

Baca Juga :  Olly Wijaya Apresiasi AKBP Syaiful Wachid di Hari Bhayangkara ke-80

Wujud Komitmen Pembinaan Kemandirian

Kegiatan ini menegaskan komitmen Lapas Kelas IIB Tanjung Pati untuk tidak hanya berfungsi sebagai tempat hukuman, tetapi juga sebagai lembaga pembinaan. Hasil panen dari kolam lele ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan pangan Lapas serta berpotensi menyumbang pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui penjualan hasil panen.

Para WBP yang terlibat dalam program ini mendapat pelatihan komprehensif mulai dari persiapan kolam, perawatan air, pemberian pakan, hingga proses panen dan pasca-panen, menjadikan mereka sumber daya manusia unggul yang siap kembali ke masyarakat.(rdk/rb)

Berita Terkait

Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi
Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari
Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot
Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!
Lindungi Kekayaan Lokal, Pemkab Limapuluh Kota Siapkan Kopi Robusta dan Tembakau Bersertifikat Indikasi Geografis
Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu
HUT ke-62 Partai Golkar, Datuak Safar dan Anggota DPRD, Kunjungi Panti Jompo dan Panti Asuhan
Sampah Tutupi Jalan di Tigo Balai, Warga Hadang Truk: 19 Tahun Menunggu, Janji TPST Tak Kunjung Terwujud

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:11 WIB

Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 17:18 WIB

Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari

Rabu, 4 November 2026 - 16:33 WIB

Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!

Selasa, 3 November 2026 - 12:18 WIB

Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu

Berita Terbaru