Fraksi Golkar Bintang Pembangunan Setujui APBD 2025, Nasmi Soroti Gaji Guru dan Ngalau Indah

- Editor

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Fraksi Golkar Bintang Pembangunan DPRD Kota Payakumbuh menyetujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda), namun memberikan sejumlah catatan penting kepada Pemerintah Kota Payakumbuh.

Pendapat akhir fraksi yang disampaikan Wakil Ketua Fraksi Golkar Bintang Pembangunan, Nasmi, dalam rapat paripurna DPRD, Selasa (23/6/2026), menegaskan bahwa APBD tidak hanya dinilai dari besarnya serapan anggaran, tetapi juga manfaat yang dirasakan masyarakat.

Salah satu sorotan utama fraksi adalah terbengkalainya potensi wisata Ngalau Indah akibat persoalan tanah ulayat yang hingga kini belum tuntas. Kondisi tersebut dinilai menghambat pengelolaan objek wisata dan berpotensi menghilangkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kota Payakumbuh.

Baca Juga :  Marak Peredaran Narkoba, Dalam 4 Tahun Terakhir Sudah 2 Kali Pembunuhan dan Sering Terjadi Bunuh Diri

Selain itu, Fraksi Golkar Bintang Pembangunan juga menyoroti kesejahteraan guru PPPK paruh waktu. Menurut Nasmi, honor guru yang berkisar Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta per bulan masih jauh dari layak dan tidak sebanding dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).

“Kami meminta pemerintah daerah memperjuangkan agar gaji guru PPPK minimal sesuai UMP sehingga lebih mencerminkan rasa keadilan,” tegas Nasmi.

Fraksi juga meminta Pemko Payakumbuh mencari solusi agar insentif guru mengaji, garin masjid, dan guru PAUD tetap dapat diberikan. Menurutnya, peran mereka sangat penting dalam pembinaan karakter, pendidikan dasar, serta penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Dilantik Presiden Prabowo, Safni Sikumbang dan Ahlul Badrito Resha Resmi Pimpin Lima Puluh Kota

Di bidang ekonomi, Fraksi Golkar Bintang Pembangunan mendorong pemerintah lebih mengutamakan pelaku usaha dan kontraktor lokal dalam pelaksanaan pembangunan daerah guna meningkatkan perputaran ekonomi dan membuka lapangan kerja.

Meski menyetujui pertanggungjawaban APBD 2025, Nasmi menegaskan seluruh catatan yang disampaikan harus menjadi perhatian serius pemerintah agar pengelolaan keuangan daerah semakin efektif dan benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat Payakumbuh.(rio)

Berita Terkait

Ainul Farhan: WTP dan Serapan Tinggi Tak Ada Artinya Jika Rakyat Belum Sejahtera
PKS “Semprot” Kinerja Pemko Payakumbuh, Anggaran Tak Terserap Jadi Sorotan
Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Dari Demokrat ke Gerindra, Manuver Fahlevi Mazni Guncang Peta Politik Payakumbuh
Razia Berulang, Kafe Remang-remang Masih Beroperasi: Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Pemko Payakumbuh Sidak Seluruh SPBU, Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran
Dinas Pendidikan Payakumbuh Luncurkan Kelas BerNALAR, Perkuat Literasi dan Numerasi Siswa SD

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:09 WIB

Ainul Farhan: WTP dan Serapan Tinggi Tak Ada Artinya Jika Rakyat Belum Sejahtera

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:50 WIB

PKS “Semprot” Kinerja Pemko Payakumbuh, Anggaran Tak Terserap Jadi Sorotan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:24 WIB

Fraksi Golkar Bintang Pembangunan Setujui APBD 2025, Nasmi Soroti Gaji Guru dan Ngalau Indah

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:43 WIB

Dari Demokrat ke Gerindra, Manuver Fahlevi Mazni Guncang Peta Politik Payakumbuh

Berita Terbaru