Capt. Harmen: Pers Harus Jadi Penjaga Akal Sehat Bangsa

- Editor

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh || Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Capt. Harmen, M.Mar., menegaskan bahwa pers tidak boleh hanya menjadi penyampai informasi, tetapi harus menjadi penjaga akal sehat publik di tengah derasnya arus kepentingan politik, ekonomi, dan kekuasaan.

Pernyataan itu disampaikannya dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten serta Hari Ulang Tahun ke-4 Faktasumbar, dengan tema nasional: “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.”

Menurut Capt. Harmen, di era banjir informasi dan maraknya hoaks, tantangan terbesar pers bukan lagi soal kecepatan, melainkan keberanian menjaga kebenaran.

Baca Juga :  DPRD Kota Payakumbuh Dorong Pengembangan IPLT untuk Optimalkan Pengelolaan Limbah

“Pers hari ini berada di persimpangan: menjadi alat kekuasaan atau menjadi benteng nurani publik. Pers yang sehat tidak tunduk pada tekanan, tidak dibeli kepentingan, dan tidak takut pada kebenaran,” tegasnya.

Ia menyebut, pers memiliki posisi strategis dalam memastikan kebijakan publik tidak menyimpang dari kepentingan rakyat. Tanpa pers yang independen dan kritis, kata dia, demokrasi hanya akan menjadi formalitas tanpa substansi.

“Pers yang kuat akan melahirkan masyarakat yang cerdas, dan masyarakat yang cerdas adalah fondasi utama bangsa yang berdaulat,” lanjutnya.

Capt. Harmen juga menyoroti peran media lokal seperti Faktasumbar yang dinilainya berani mengangkat isu-isu daerah yang kerap luput dari perhatian media arus utama.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Resmikan Gerai Koperasi Merah Putih Pertama di Parik Muko Aia

“Empat tahun Faktasumbar bukan sekadar usia, tapi bukti bahwa jurnalisme daerah masih memiliki daya juang. Media lokal adalah mata dan telinga rakyat di daerah,” ujarnya.

Ia berharap peringatan HPN tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat independensi pers, meningkatkan profesionalisme, dan menolak segala bentuk intervensi kekuasaan.

“Bangsa yang besar bukan yang menutup kritik, tetapi yang membuka ruang dialog. Pers adalah jembatan itu,” tutupnya.(rio)

Berita Terkait

Ainul Farhan: WTP dan Serapan Tinggi Tak Ada Artinya Jika Rakyat Belum Sejahtera
PKS “Semprot” Kinerja Pemko Payakumbuh, Anggaran Tak Terserap Jadi Sorotan
Fraksi Golkar Bintang Pembangunan Setujui APBD 2025, Nasmi Soroti Gaji Guru dan Ngalau Indah
Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Dari Demokrat ke Gerindra, Manuver Fahlevi Mazni Guncang Peta Politik Payakumbuh
Razia Berulang, Kafe Remang-remang Masih Beroperasi: Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Pemko Payakumbuh Sidak Seluruh SPBU, Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:09 WIB

Ainul Farhan: WTP dan Serapan Tinggi Tak Ada Artinya Jika Rakyat Belum Sejahtera

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:50 WIB

PKS “Semprot” Kinerja Pemko Payakumbuh, Anggaran Tak Terserap Jadi Sorotan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:24 WIB

Fraksi Golkar Bintang Pembangunan Setujui APBD 2025, Nasmi Soroti Gaji Guru dan Ngalau Indah

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:43 WIB

Dari Demokrat ke Gerindra, Manuver Fahlevi Mazni Guncang Peta Politik Payakumbuh

Berita Terbaru