Komisi C DPRD Payakumbuh Bedah APBD 2025, Fitrayanto: Jangan Hanya Bagus di Atas Kertas!

- Editor

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Komisi C DPRD Kota Payakumbuh menunjukkan sikap kritis dalam membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Dalam rapat kerja yang dipimpin langsung Ketua Komisi C, Fitrayanto, SE, sejumlah capaian program dan penggunaan anggaran menjadi sorotan tajam anggota dewan.

Rapat yang digelar pada Rabu (17/6/2026) itu menghadirkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Payakumbuh.

Pembahasan tidak hanya berkutat pada angka-angka laporan keuangan, tetapi juga menyoroti sejauh mana anggaran yang telah dihabiskan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi C mempertanyakan efektivitas sejumlah program yang telah menghabiskan anggaran daerah namun dinilai perlu dievaluasi lebih mendalam terkait hasil dan dampaknya di lapangan.

Baca Juga :  Komitmen Pemko Payakumbuh Dukung Pendidikan Berbasis Karakter dan Nilai Keagamaan

DPRD menegaskan bahwa tingginya serapan anggaran tidak otomatis menjadi indikator keberhasilan jika manfaatnya belum dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

Ketua Komisi C, Fitrayanto, menegaskan bahwa pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD bukan sekadar formalitas tahunan untuk mengesahkan laporan keuangan pemerintah daerah.

Menurutnya, setiap rupiah yang dibelanjakan harus dapat dipertanggungjawabkan secara nyata melalui hasil pembangunan yang dirasakan masyarakat.

“Jangan sampai laporan terlihat baik di atas kertas, tetapi persoalan yang dihadapi masyarakat masih banyak yang belum terselesaikan. Yang kita ukur bukan hanya angka serapan anggaran, tetapi juga kualitas hasil pembangunan dan manfaatnya bagi warga,” tegas Fitrayanto.

Komisi C juga meminta perangkat daerah lebih terbuka dalam menjelaskan berbagai kendala yang menyebabkan target program tidak tercapai secara optimal. Evaluasi menyeluruh dinilai penting agar kelemahan pelaksanaan APBD 2025 tidak kembali terulang pada tahun anggaran berikutnya.

Baca Juga :  ASN Payakumbuh Bantu Pedagang Bagun Lapak, Sekda ; Daerah Lain Membantu Masak Kita Tidak

Sejumlah catatan dan rekomendasi yang muncul dalam rapat tersebut akan menjadi bahan bagi DPRD dalam memberikan penilaian terhadap pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. Komisi C menegaskan akan menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal agar pengelolaan keuangan daerah tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Pembahasan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa APBD bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan instrumen pembangunan yang harus mampu menjawab kebutuhan rakyat. DPRD menegaskan tidak ingin melihat anggaran habis dibelanjakan tanpa menghasilkan perubahan yang signifikan bagi Kota Payakumbuh.(rio)

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru