Alia Efendi Nahkodai NasDem Limapuluh Kota, Targetkan Struktur Hidup hingga Akar Rumput

- Editor

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota || Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Limapuluh Kota resmi dilantik pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pelantikan berlangsung di Aula Sago Bungsu II, Jorong Lubuk Batingkok, dan dihadiri sejumlah tokoh politik lintas partai.

Dalam struktur kepengurusan DPD Partai NasDem Kabupaten Limapuluh Kota, Alia Efendi Dt. Bijayo Nan Mudo ditetapkan sebagai Ketua. Jabatan Sekretaris dipercayakan kepada Esi Asmawati, A.Md, sementara H. Andri Jonpito, ST menjabat sebagai Bendahara. Untuk posisi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu), partai menunjuk Sri Yulian.

Ketua DPD NasDem Limapuluh Kota, Alia Efendi Dt. Bijayo Nan Mudo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru dilantik harus menjadi mesin politik yang solid, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Partai NasDem di Limapuluh Kota akan fokus memperkuat struktur hingga tingkat akar rumput serta mengedepankan politik gagasan dan kerja nyata bagi rakyat.

“Pelantikan ini bukan seremoni. Ini adalah perintah politik. Seluruh pengurus DPD hingga DPC wajib bekerja, turun ke lapangan, menguatkan basis, dan menjadikan Partai NasDem sebagai kekuatan nyata rakyat Limapuluh Kota.”

Baca Juga :  Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Tebing Andaleh di HUT RI ke-80

“Kami tidak ingin NasDem hanya ramai menjelang pemilu. Struktur harus hidup setiap hari, hadir di tengah persoalan masyarakat, dan berani mengambil peran strategis dalam arah pembangunan daerah.”

Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Barat, Fadly Amran, dalam sambutannya menekankan pentingnya konsolidasi organisasi dan kesiapan kader dalam menghadapi agenda politik ke depan, termasuk pemilu dan pembangunan daerah.

Fadly Amran juga mengingatkan seluruh pengurus agar menjaga integritas partai, memperkuat militansi kader, serta menjadikan NasDem sebagai rumah besar perjuangan perubahan di Sumatera Barat.

“Saya minta pengurus yang dilantik hari ini berhenti berpolitik simbolik. Konsolidasi struktur adalah harga mati. Tanpa organisasi yang solid, tidak ada kemenangan politik.”

“NasDem Sumbar menargetkan penguatan kursi legislatif dan posisi strategis di daerah. Limapuluh Kota harus menjadi contoh daerah dengan mesin partai yang bergerak disiplin dan terukur.”

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Ahlul Badrito, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan tersebut. Ia berharap Partai NasDem dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan menjaga stabilitas politik di Limapuluh Kota.

Baca Juga :  Adat, Syarak, dan Genetika: Larangan Pernikahan Sesuku di Minangkabau

“Pemerintah daerah membutuhkan partai politik yang dewasa, kritis, dan solutif. Saya berharap NasDem hadir bukan hanya sebagai pengontrol, tetapi juga mitra strategis pembangunan.”

“Perbedaan politik adalah hal wajar, tetapi kepentingan masyarakat Limapuluh Kota harus tetap menjadi titik temu bersama.”

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Cindy Monika, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat H. Ilson Cong, S.E., Dt. Mangguang, Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlul Badrito, Ketua Partai Golkar Limapuluh Kota Doni Ikhlas, Ketua Partai Gerindra Deni Asra, Ketua Partai PKS, perwakilan Kesbangpol Kabupaten Limapuluh Kota, serta kader dan simpatisan Partai NasDem.

Acara berlangsung khidmat dan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat peran Partai NasDem dalam pembangunan politik dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota.

Pelantikan ini menandai dimulainya fase konsolidasi serius Partai NasDem di Kabupaten Limapuluh Kota menuju agenda politik nasional dan daerah ke depan.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Razia Berulang, Kafe Remang-remang Masih Beroperasi: Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru