Longsor dan Pohon Tumbang Tutup Sementara Jalan Sumbar–Riau di Pangkalan

- Editor

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMA PULUH KOTA || Longsor disertai pohon tumbang terjadi di ruas Jalan Sumatera Barat–Riau, tepatnya di Kenagarian Koto Alam, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas sempat terhambat dan hanya bisa dilalui secara bergantian.

Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian badan jalan, diperparah dengan pohon berukuran cukup besar yang tumbang melintang ke badan jalan. Kondisi ini membuat kendaraan dari arah Sumbar maupun Riau harus berhenti sementara menunggu proses pembersihan.

Baca Juga :  Lima Hari Ikuti Retreat, Bupati Safni Sikumbang Bagikan Pengalamannya

Warga setempat menyebutkan, longsor diduga dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, sehingga membuat struktur tanah di lereng jalan menjadi labil.

“Sejak pagi hujan cukup deras, tiba-tiba tanah dari tebing runtuh dan pohon ikut tumbang,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Petugas dari instansi terkait bersama warga langsung melakukan upaya pembersihan material longsor dan pohon tumbang menggunakan peralatan seadanya. Alat berat juga dilaporkan sedang dalam perjalanan ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi.

Baca Juga :  Panggung Para Bintang Bercerita: Payakumbuh Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI”

Pihak berwenang mengimbau pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dan rawan longsor susulan.

Hingga siang hari, arus lalu lintas di Jalan Sumbar–Riau mulai berangsur normal, meski pengendara tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51 WIB

Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan

Berita Terbaru