Wakil Walikota Dorong Kesadaran Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah

- Editor

Kamis, 13 Maret 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, — Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, melaksanakan Salat Subuh berjemaah di Masjid Mujahadah, Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang, Kamis 13 Maret 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemko Payakumbuh yang menitikberatkan kedekatan pemimpin dengan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Elzadaswarman menegaskan komitmennya bersama Wali Kota Payakumbuh untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Payakumbuh.

Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Walaupun pemimpinnya hebat, jika tidak ada dukungan dari masyarakat, itu akan sia-sia. Kami butuh kolaborasi semua pihak agar Payakumbuh semakin baik ke depannya,” kata Wawako Elzadaswarman.

Salah satu isu yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah masalah sampah yang masih menjadi tantangan bagi Kota Payakumbuh sejak akhir 2023.

Ia juga menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam pengelolaan sampah agar persoalan ini dapat diatasi secara efektif.

Baca Juga :  Jembatan Putus, Bidan Desa di Pasaman Seberangi Sungai Demi Obati Warga

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Jika tidak ada peran aktif dari seluruh elemen masyarakat, permasalahan sampah ini tidak akan terselesaikan,” tegasnya.

Ia mengajak warga untuk mulai memilah sampah dari rumah tangga dengan membagi menjadi tiga kategori: organik, anorganik, dan residu.

Sampah organik, menurutnya, bisa diolah menjadi kompos atau pakan ternak seperti maggot. Sementara, sampah anorganik seperti kertas dan botol plastik dapat dikumpulkan dan dijual ke pengepul barang bekas.

“Ini bisa menjadi peluang ekonomi. Hasil dari penjualan sampah anorganik bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, seperti membayar listrik atau air,” tambahnya.

Adapun sampah residu, lanjutnya, sebaiknya dibuang ke tempat sampah agar jumlah limbah yang harus ditangani pemerintah bisa berkurang.

Ia juga kembali mengingatkan agar pengangkutan sampah di Payakumbuh harus selesai paling lambat pukul 07.00 pagi.

Baca Juga :  Afviandi Dt. Hitam: Aspirasi Masyarakat adalah Amanah yang Harus Diperjuangkan

Selain sampah, Wawako juga menyoroti kondisi drainase di sekitar Jalan Pahlawan, Kelurahan Sawahpadang Aua Kuniang, yang kerap menimbulkan genangan air saat hujan lebat.

Ia meminta dinas terkait untuk segera membersihkan saluran agar tidak lagi menyebabkan banjir lokal.

“Dengan keterlibatan semua pihak, harapan kita Payakumbuh bisa menjadi kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya,” tutupnya.

Sementara itu, Pengurus Masjid Mujahadah Faisal, menyatakan dukungannya terhadap upaya yang dilakukan pemerintah, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami selalu mendukung program Pemko Payakumbuh, terutama yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Faisal berharap kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan.

“Insyaallah, jika kita bersama-sama bergerak, Payakumbuh yang bersih, sehat, dan sejahtera bisa terwujud,” pungkasnya. (rb/Rel)

Berita Terkait

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode
Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WIB

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:26 WIB

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB