PAYAKUMBUH – Aksi konvoi sekelompok pengendara sepeda motor yang diduga membawa berbagai jenis senjata tajam dan sempat viral di media sosial mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Payakumbuh, Afviandi, S.Pt., Datuak Itam.
Menanggapi peristiwa tersebut, Selasa (3/11/2026), Afviandi meminta aparat keamanan dan Pemerintah Kota Payakumbuh tidak menganggap persoalan ini sebagai kejadian biasa. Menurutnya, aksi konvoi yang disertai dugaan membawa senjata tajam hingga adanya informasi penyerangan terhadap warga telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Ia juga meminta Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar meningkatkan pengawasan serta melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap aktivitas kelompok yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum.
Menurutnya, upaya menjaga keamanan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah melalui perangkat terkait sesuai tugas dan kewenangannya.
“Pemko melalui Satpol PP harus ikut mengambil peran. Jangan sampai masyarakat merasa tidak aman ketika beraktivitas, terutama pada malam hingga dini hari. Pengawasan dan patroli perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang,” demikian poin tanggapan yang disampaikan dalam menyikapi persoalan tersebut.
Afviandi juga berharap adanya koordinasi yang lebih intensif antara Pemko Payakumbuh, Satpol PP, kepolisian, serta unsur masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Ia menegaskan bahwa jalanan umum harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh masyarakat, bukan tempat untuk melakukan aksi konvoi yang membahayakan pengguna jalan maupun warga lainnya.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah preventif, sementara dugaan tindak pidana yang terjadi tetap menjadi kewenangan aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.(rio)









