Bupati Safni Ancam Copot Pejabat Lalai, Bantuan Bencana Diduga Tak Tepat Sasaran

- Editor

Jumat, 24 April 2026 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota — Sejumlah warga terdampak bencana tanah bergerak di Aie Angke, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, mengeluhkan belum menerima bantuan meski distribusi disebut telah beberapa kali dilakukan di wilayah mereka.

Keluhan itu disampaikan langsung kepada Bupati Lima Puluh Kota, Safni, saat kunjungan dan dialog bersama warga, Jumat (24/4/2026).

Salah seorang warga mengaku hingga kini belum pernah memperoleh bantuan, meski saat ini tinggal di hunian sementara (huntara).

“Saya tinggal di huntara, Pak. Tapi belum pernah dapat bantuan sekalipun. Padahal bantuan sudah beberapa kali masuk ke jorong kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Tangkap Pengedar, Sat Narkoba Polres Payakumbuh Amankan Puluhan Gram Sabu-Sabu

Menanggapi hal tersebut, Bupati Safni menyatakan akan segera mengambil langkah konkret untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk melakukan sinkronisasi serta pemutakhiran data penerima bantuan.

“Saya instruksikan pemutakhiran data terhadap 76 korban terdampak melalui Disdukcapil. Per hari ini, seluruh data sudah dimasukkan setelah melalui proses verifikasi,” kata Safni.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas persoalan yang terjadi dalam penyaluran bantuan tersebut.

Baca Juga :  Terik dan Hujan Tak Surutkan Semangat Satgas TMMD ke-129, Progres Pembangunan di Buluh Kasok Terus Meningkat

Lebih lanjut, Safni menegaskan tidak akan mentolerir kelalaian aparatur dalam penanganan bencana. Ia bahkan mengancam akan mencopot pihak-pihak yang terbukti lalai dalam menjalankan tugas.

“Jika ini terbukti murni kesalahan dan kelalaian Satgas Bencana mulai dari BPBD, Dinas Perkim, Dinas Sosial hingga pihak kecamatan maka siap-siap akan saya berhentikan,” tegasnya.

Pemerintah daerah, lanjut Safni, berkomitmen untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan haknya secara adil dan merata, terutama di tengah kondisi darurat yang masih dihadapi masyarakat di wilayah tersebut.(rio)

Berita Terkait

Nagari Balai Panjang Tembus Seleksi Nasional, Wakili Sumbar di Ajang Desa Berprestasi 2026
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Kabut Asap Mengkhawatirkan, Ketua Komisi III DPRD Lima Puluh Kota Dorong Langkah Pencegahan
Banjir, Longsor Hingga Angin Kencang: Dinsos Lima Puluh Kota Pastikan Warga Selalu Terlindungi dari Pra Hingga Pascabencana
Kabut Asap Kian Pekat! Safrinal Dt. Jambek Desak Pemda Siapkan Belajar Daring dan Lindungi Warga
Dampak kabut Asap karhutla, Polres 50 kota Bagikan Masker Gratis ke Masyarakat dan Pengendara Sepeda Motor
Kabut Asap Kian Pekat, Beni Murdani Dorong Pelajar di Kabupaten Lima Puluh Kota Belajar dari Rumah
204 Huntap di Koto Tinggi Mulai Dibangun, Bupati Safni: Ini Harapan Baru bagi Warga

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:40 WIB

Nagari Balai Panjang Tembus Seleksi Nasional, Wakili Sumbar di Ajang Desa Berprestasi 2026

Jumat, 11 September 2026 - 18:18 WIB

Kabut Asap Mengkhawatirkan, Ketua Komisi III DPRD Lima Puluh Kota Dorong Langkah Pencegahan

Rabu, 9 September 2026 - 14:56 WIB

Banjir, Longsor Hingga Angin Kencang: Dinsos Lima Puluh Kota Pastikan Warga Selalu Terlindungi dari Pra Hingga Pascabencana

Selasa, 8 September 2026 - 18:11 WIB

Kabut Asap Kian Pekat! Safrinal Dt. Jambek Desak Pemda Siapkan Belajar Daring dan Lindungi Warga

Selasa, 8 September 2026 - 11:42 WIB

Dampak kabut Asap karhutla, Polres 50 kota Bagikan Masker Gratis ke Masyarakat dan Pengendara Sepeda Motor

Berita Terbaru