Jembatan Gantung Ateh Koto Ambruk Saat Dibangun, Puluhan Pekerja Jadi Korban

- Editor

Senin, 30 Maret 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMAPULUH KOTA || Jembatan gantung bantuan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang tengah dibangun di Ateh Koto, Nagari Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki, dilaporkan ambruk secara tiba-tiba saat proses pengerjaan berlangsung.

Insiden tersebut terjadi begitu cepat hingga puluhan pekerja yang terdiri dari anggota TNI dan masyarakat tidak sempat menyelamatkan diri dan langsung menjadi korban.

Berdasarkan data sementara dari Camat Suliki, Adrian Kato, Senin (30/3/2026). sebanyak 20 orang korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Sejumlah korban lainnya dilarikan ke RSUD Suliki untuk perawatan lebih lanjut.

Baca Juga :  Oknum DPRD Lima Puluh Kota Diduga Digrebek Warga Saat Berada di Rumah Janda

Sementara itu, satu orang korban dilaporkan mengalami luka serius dan harus dirujuk ke rumah sakit di Padang guna menjalani perawatan intensif.

Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga sekitar. Tim gabungan bersama masyarakat langsung bergerak cepat melakukan evakuasi korban serta mengamankan area kejadian guna mengantisipasi kemungkinan risiko susulan.

Baca Juga :  DPRD Payakumbuh Sepakati Pencabutan Perda RDTR 2018–2038, Pemko Siapkan Regulasi Baru

Hingga kini, penyebab pasti ambruknya jembatan masih dalam proses pendataan dan penyelidikan oleh pihak terkait.

Masyarakat diimbau untuk menghindari lokasi kejadian serta menggunakan jalur alternatif hingga situasi dinyatakan aman.

Sebagai informasi, jembatan tersebut sedang dibangun kembali setelah sebelumnya ambruk akibat luapan Batang Sinamar pada November 2025 lalu.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:51 WIB

Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan

Berita Terbaru