SIRENG Jadi “Gerbang” Pengembang, Dinas PKP Payakumbuh Perketat Rekomendasi Site Plan

- Editor

Rabu, 15 April 2026 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kota Payakumbuh mulai memperketat tata kelola pembangunan perumahan dengan mengoptimalkan Sistem Informasi Registrasi Pengembang (SIRENG) sebagai pintu utama dalam penerbitan rekomendasi site plan.

Langkah ini disebut sebagai upaya menyaring pengembang “abal-abal” sekaligus memastikan program nasional pembangunan 3 juta rumah tidak mengorbankan kualitas di lapangan.

Kepala Dinas PKP Kota Payakumbuh, Marta Minanda, menegaskan bahwa penggunaan SIRENG bukan sekadar digitalisasi administrasi, tetapi instrumen kontrol terhadap legalitas dan rekam jejak pengembang.

“Menindaklanjuti arahan Wali Kota Zulmaeta agar pelayanan lebih cepat, tanggap, dan transparan, kami mendorong seluruh pengembang wajib memanfaatkan SIRENG. Ini untuk memastikan proses verifikasi lebih terbuka dan melindungi masyarakat,” ujarnya, Rabu (15/04/2026).

Menurutnya, melalui sistem tersebut, pemerintah daerah dapat menelusuri latar belakang pengembang secara menyeluruh sebelum memberikan rekomendasi site plan—tahap krusial yang selama ini kerap menjadi celah munculnya persoalan perumahan.

Baca Juga :  LKPJ 2025 Disorot! DPRD Sumbar: Jangan Sekadar Formalitas, Harus Jadi Titik Balik Kinerja Pemerintah

“SIRENG memastikan pengembang memiliki legalitas jelas dan memenuhi seluruh persyaratan. Tidak ada lagi ruang bagi pengembang yang tidak kredibel,” tegasnya.

Ia menambahkan, penerapan sistem berbasis digital itu juga menjadi upaya membangun kepercayaan publik, di tengah masih adanya keluhan masyarakat terhadap kualitas perumahan dan proses pembangunan yang tidak transparan.

“Semua proses terdokumentasi dan terukur. Ini membuat pengajuan site plan lebih sistematis, efisien, dan berbasis data,” katanya.

Namun demikian, optimalisasi SIRENG juga menuntut konsistensi pengawasan di lapangan agar tidak berhenti pada aspek administratif semata.

Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan Dinas PKP Kota Payakumbuh, Murdifin, menyebut SIRENG turut menjadi syarat penting bagi pengembang untuk mengakses berbagai fasilitas pembiayaan pemerintah.

Baca Juga :  Juara Umum Kejuaraan di Jogja, Wako Zulmaeta Apresiasi Marching Band SDIT IPHI Payakumbuh

“Pengembang yang ingin memanfaatkan KPR subsidi melalui FLPP maupun insentif PPN Ditanggung Pemerintah wajib terdaftar di SIRENG. Ini bentuk penyaringan sekaligus perlindungan konsumen,” jelasnya.

Ia menegaskan, sistem tersebut tidak hanya mengatur administrasi, tetapi juga memastikan standar teknis pembangunan terpenuhi.

“SIRENG menjamin kualitas teknis sehingga masyarakat mendapatkan hunian yang layak,” ujarnya.

Dengan kebijakan ini, Pemko Payakumbuh berharap pembangunan perumahan tidak lagi sekadar mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas dan keberlanjutan, sejalan dengan target ambisius pemerintah pusat.

Di sisi lain, komitmen implementasi di lapangan akan menjadi kunci, apakah SIRENG benar-benar efektif sebagai alat pengawasan, atau sekadar menjadi formalitas baru dalam rantai birokrasi perumahan.

Berita Terkait

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Jumat, 18 September 2026 - 19:02 WIB

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB