Skandal VCS Mengguncang Kabupaten Lima Puluh Kota, Aktivis: Mundur atau Kehilangan Legitimasi

- Editor

Selasa, 7 April 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang || Sorotan tajam publik terhadap dugaan kasus video call sex (VCS) yang menyeret nama Bupati Lima Puluh Kota kian menguat. Aktivis masyarakat sipil, Aulia Rizal, secara tegas mendesak aparat kepolisian untuk tidak ragu mengusut kasus tersebut hingga tuntas dan tanpa kompromi.

Pernyataan keras itu disampaikan Aulia dalam dialog publik yang disiarkan Padang TV pada Jumat (3/4/2026). Dalam forum tersebut, ia menyoroti pentingnya integritas moral seorang pejabat publik, terlebih kepala daerah yang menjadi simbol kepemimpinan dan panutan masyarakat.

“Ini bukan sekadar isu pribadi. Ketika menyangkut kepala daerah, ini sudah masuk wilayah etika publik dan kepercayaan masyarakat. Kalau terbukti, tidak ada ruang tawar mundur itu harga mati,” tegas Aulia.

Baca Juga :  Didampingi Bupati Safni, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Bersama Titiek Soeharto Buka Kegiatan Gelar Karya Perhutanan Sosial

Ia menilai, dugaan kasus ini tidak boleh dianggap remeh atau ditutup-tutupi. Menurutnya, transparansi menjadi kunci agar tidak muncul spekulasi liar yang justru merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.

Lebih jauh, Aulia juga mengingatkan kepolisian agar bekerja secara profesional, independen, dan bebas dari intervensi kekuasaan.

“Publik sekarang kritis. Jika penanganannya lambat, tidak transparan, atau terkesan dilindungi, maka yang runtuh bukan hanya citra individu, tapi juga kredibilitas institusi hukum,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses hukum harus berjalan objektif dengan membuka fakta seterang-terangnya kepada publik. Hal ini dinilai penting untuk memastikan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum, sekaligus menjaga marwah institusi negara.

Baca Juga :  Gotong Royong TNI dan Masyarakat Percepat Pengerjaan Huntara

Di sisi lain, Aulia juga menyinggung soal tanggung jawab moral pejabat publik. Menurutnya, jika dugaan tersebut terbukti, maka langkah mundur bukan hanya soal tekanan publik, tetapi bentuk kesadaran etis atas jabatan yang diemban.

“Jabatan itu amanah. Ketika sudah mencoreng kepercayaan publik, maka pilihan terhormat adalah mengundurkan diri, bukan menunggu tekanan atau dipaksa,” tutupnya.

Kasus ini sendiri hingga kini masih menjadi perhatian luas masyarakat dan menunggu langkah resmi dari aparat penegak hukum untuk memberikan kepastian atas kebenaran dugaan yang beredar.(rio)

Berita Terkait

204 Huntap di Koto Tinggi Mulai Dibangun, Bupati Safni: Ini Harapan Baru bagi Warga
Kualitas Udara Memburuk, Anggota DPRD Lima Puluh Kota Prima Maifirson Dorong WFH Dan Sekolah Daring
Bencana Datang Bertubi-tubi, Dinsos Lima Puluh Kota Bergerak dari Kesiapsiagaan hingga Pemulihan
PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Buka Pendaftaran Peserta OKK PWI Sumbar Angkatan II Tahun 2026
Camat Apri Yulianto Kawal Langsung Dimulainya Pembangunan 204 Huntap di Gunuang Omeh
Beni Murdani Soroti Huntap Aia Anggek: Jangan Hanya Bangun Rumah, Pulihkan Kehidupan Warga
Dampingi Bupati ke Kemensos, Kadis Sosial Lima Puluh Kota Ir. Indra Suriani Bawa Aspirasi Warga
Diduga Terlilit Utang, Perempuan 41 Tahun Ditemukan Meninggal di Warung di Lima Puluh Kota

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:13 WIB

204 Huntap di Koto Tinggi Mulai Dibangun, Bupati Safni: Ini Harapan Baru bagi Warga

Senin, 7 September 2026 - 11:58 WIB

Kualitas Udara Memburuk, Anggota DPRD Lima Puluh Kota Prima Maifirson Dorong WFH Dan Sekolah Daring

Senin, 7 September 2026 - 11:39 WIB

Bencana Datang Bertubi-tubi, Dinsos Lima Puluh Kota Bergerak dari Kesiapsiagaan hingga Pemulihan

Minggu, 6 September 2026 - 14:45 WIB

PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Buka Pendaftaran Peserta OKK PWI Sumbar Angkatan II Tahun 2026

Minggu, 6 September 2026 - 00:43 WIB

Camat Apri Yulianto Kawal Langsung Dimulainya Pembangunan 204 Huntap di Gunuang Omeh

Berita Terbaru