Muscab PKB Padang 2026: Bukan Lagi Voting, Tapi Uji Kelayakan Pimpinan

- Editor

Minggu, 12 April 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kota Padang bersiap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan dilaksanakan di ZHM Premiere Hotel Padang, Senin (13/4/2026).

Muscab ini akan digelar serentak bersama DPC PKB se-Sumatera Barat untuk masa bakti 2026–2031.

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif, didampingi Sekretaris Nofri Efendi, Kamis (9/4/2026), mengatakan pihaknya kini tengah mematangkan seluruh persiapan agenda tersebut.

“Kita ingin pelaksanaan Muscab berjalan sukses, aman, dan tertib sesuai ketentuan yang telah ditetapkan DPP PKB,” ujar Yusri.

Ia menjelaskan, sesuai aturan dari DPP PKB, pelaksanaan Muscab tidak lagi menggunakan sistem voting. Sebaliknya, proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme musyawarah dengan tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Baca Juga :  Hadiri “Bamamak” di Limbukan, Ketua DPRD Wirman Putra Apresiasi Kearifan Lokal Nagari

“Seleksi pimpinan dilakukan melalui dua tahap, yakni uji kompetensi untuk melihat kapabilitas manajerial dan visi politik, kemudian dilanjutkan dengan wawancara serta penandatanganan kontrak komitmen kerja,” jelasnya.

Menurutnya, sistem ini bertujuan memastikan pimpinan DPC memiliki loyalitas, integritas, serta kemampuan dalam membesarkan partai.

Senada dengan itu, Nofri Efendi menilai mekanisme tersebut akan memperkuat kualitas kepemimpinan sekaligus meminimalisir potensi konflik internal.

“Dengan pola ini, diharapkan tidak ada perpecahan atau kubu-kubu di tingkat daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus, menyampaikan pesan dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, agar seluruh kader menunjukkan kinerja nyata dan konsisten dalam melayani masyarakat.

Baca Juga :  12 Gempa Terjadi di Sumbar Periode 10-16 Januari, Dua Kali Dirasakan

“Muscab memang agenda penting, tetapi yang utama adalah konsolidasi internal, penguatan struktur, regenerasi kader, dan pengabdian kepada rakyat,” kata Firdaus.

Ia menegaskan, perjuangan untuk rakyat tidak boleh berhenti pada pergantian kepengurusan, melainkan harus diwujudkan melalui program strategis, soliditas organisasi, serta komunikasi yang kuat dengan masyarakat.

“Konsistensi pelayanan kepada rakyat adalah jati diri PKB. Gerakan PKB harus terus hadir di tengah kehidupan masyarakat sebagai wujud politik kehadiran,” pungkasnya.(rio)

Berita Terkait

KONI Sumbar Tegas: Tak Terlibat Musprov PORDASI, Struktur Kepengurusan Dipersoalkan
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Jejak Panjang Asrial Gindo: Dari Aktivis Reformasi, Pimpinan BAZNAS, Hingga Kembali Nahkodai PWI Bukittinggi
PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Buka Pendaftaran Peserta OKK PWI Sumbar Angkatan II Tahun 2026
Diduga Usai Santap MBG, Sejumlah Siswa di Palupuah Agam Alami Sakit Perut dan Mual
Kurang dari 24 Jam, Bantuan Pemprov Sumbar Tiba untuk Korban Kebakaran Padang Tiakar
Wali Nagari Balai Panjang Terima Penghargaan Juara I Nagari Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat
Sosialisasi Perda Kesejahteraan Sosial, Hj. Aida Soroti Data Warga Miskin dan Validasi Penerima Bantuan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 21:50 WIB

KONI Sumbar Tegas: Tak Terlibat Musprov PORDASI, Struktur Kepengurusan Dipersoalkan

Jumat, 11 September 2026 - 10:54 WIB

Jejak Panjang Asrial Gindo: Dari Aktivis Reformasi, Pimpinan BAZNAS, Hingga Kembali Nahkodai PWI Bukittinggi

Minggu, 6 September 2026 - 14:45 WIB

PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Buka Pendaftaran Peserta OKK PWI Sumbar Angkatan II Tahun 2026

Kamis, 3 September 2026 - 14:54 WIB

Diduga Usai Santap MBG, Sejumlah Siswa di Palupuah Agam Alami Sakit Perut dan Mual

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kurang dari 24 Jam, Bantuan Pemprov Sumbar Tiba untuk Korban Kebakaran Padang Tiakar

Berita Terbaru