Prima Maifirson Dorong Peningkatan Kualitas Niniak Mamak Dan Bundo Kanduang Di Kabupaten Lima Puluh Kota

- Editor

Senin, 7 Juli 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, —  Aspirasi dari masyarakat adat dijawab oleh Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Prima Maifirson melalui kegiatan pokok pikiran (Pokir) di DPRD dalam bentuk kegiatan Peningkatan Kapasitas Niniak Mamak dan Bundo Kanduang se Kecamatan Mungka yang digelar di Hotel Sago Nan Bungsu, Senin-Rabu, 7-9 Juli 2025.

Sebanyak 130 niniak mamak dan bundo kanduang yang hadir dibekali selama 3 hari 2 malam dengan narasumber Musrah Dahrizal Katik jo Mangkuto (Budayawan dan Pengajar Adat Minangkabau), DR. Wendra Yunaldi, SH, MH (Pemerhati Hukum Adat Minangkabau), Yulfian Azrial, SE (Kepala BKKP Nagari Adat Alam Minangkabau), dan Tim LKAAM Kabupaten Limapuluh Kota.

Dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan tersebut, Senin (7/7/25), Prima Maifirson menyampaikan Lima Puluh Kota ini kaya akan budaya. Dia berharap sumber daya manusia (SDM)nya bisa dibangun dengan baik, termasuk komponen adat budayanya seperti niniak mamak dan bundo kanduang.

“Untuk membentuk karakter generasi emas Lima Puluh Kota, perlu pembinaan tidak hanya dari orang tua dan pemerintah daerah saja, tapi niniak mamak dan bundo kanduang di dalam kaum memiliki peran besar untuk itu. Sama seperti mandi, dia tidak wajib, tapi kalau tidak dikerjakan pasti rasanya ada yang kurang,” katanya.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat di Sungai Kamuyang: Program Tepat atau Paksakan Kebijakan?

Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha yang membuka secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan pesan agar nantinya niniak mamak dan bundo kanduang dapat bersinergi dengan pemerintah menjadi garda terdepan membentuk karakter anak nagari di Lima Puluh Kota.

“Kami memiliki harapan besar kepada datuak-datuak dan bundo-bundo sekalian. Mari kita bersama-sama berkomitmen untuk menyiapkan generasi yang berakhlak budaya, seperti falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Limapuluh Kota, Afri Efendi, didampingi Kabid Kebudayaan Ali Hasan dan Zarni Jamila mengatakan, program peningkatan kapasitas niniak mamak Kecamatan Mungka ini digelar berdasarkan Rencana Kerja (Renja) Disdikbud Limapuluh Kota dan Pokir anggota DPRD dari Partai Demokrat, Prima Maifirson.

Baca Juga :  Serahkan 1200 Paket Sembako, Bupati Safni Sikumbang Puji Kepedulian ICBS Harau

“Program ini bagian dari pelestarian adat Minangkabau dan pembinaan terhadap lembaga adat di Kabupaten Limapuluh Kota sesuai amanat Pasal 18 UUD 1945,” ujarnya.

Salah satu peserta, Ketua KAN Nagari Mungka Z. Dt. Godang Sabatang, didampingi Wakil Sekretaris KAN R. Dt. Simarajo menyebut hampir di setiap nagari, paling 50 persen niniak mamak dan bundo kanduang yang betul-betul memahami tata cara dan trik bagaimana menjalankan perannya di dalam kaum. Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi pilot bagi nagari-nagari di Lima Puluh Kota untuk meningkatkan kapasitas SDM lembaga adat di nagari.

“Kami dulu pernah mengadakan pelatihan pasambahan dan baalua. Kalau bisa ada dana hibah dari Pemkab ke KAN, sehingga kami bisa membina elemen adat di nagari melalui kegiatan di KAN,” ujarnya.(*)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru