Lapas Suliki Gelar Razia Blok Hunian, Implementasi 13 Program Menteri IMIPAS

- Editor

Kamis, 20 Februari 2025 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota, — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Suliki kembali gelar razia mendadak di blok hunian Warga Binaan, Razia dilakukan petugas Lapas Suliki dengan menggandeng personel dari Kepolisian Sektor (Polsek) Suliki sebagai wujud komitmen dalam melaksanakan Arahan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin pertama, yakni pemberantasan peredaran narkoba dan pelaku penipuan di Lapas dan Rutan.

Baca Juga :  Wawako Payakumbuh Tegaskan Pers Pilar Demokrasi di HPN 2026 Banten

“Penggeledahan blok hunian guna meningkatkan deteksi dini dan meminimalisir terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Lapas,” tegas Kepala Lapas Suliki, Kamesworo.

Ia mengatakan tim gabungan memeriksa kamar hunian Warga Binaan satu persatu dengan teliti untuk mencari adanya barang terlarang serta berbahaya. “Hasilnya, tim gabungan tidak menemukan adanya narkoba, handphone, maupun barang terlarang lainnya, namun ditemukan korek api, paku, kartu domino, dan kerokan janggut.

Baca Juga :  Pemkab Lima Puluh Kota Tak Jera Bermain Uang BBM, Temuan BPK 177 Juta

“Razia ini akan terus dirutinkan secara acak demi memastikan Lapas Suliki bebas dari barang terlarang,” tambah Kamesworo.

Usai sidak, Aparat Penegak Hukum dan petugas Lapas Suliki langsung memusnahkan barang bukti hasil razia.

Dilakukan juga test urine bagi warga binaan secara acak, dan hasilnya negatif, disaksikan langsung oleh pegawai kejaksaan cabang suliki.(*)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru