HPN 2026 di Banten dan Tantangan Pers Daerah

- Editor

Senin, 26 Januari 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Wahyudi Thamrin, S.H., M.H.

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dipusatkan di Provinsi Banten pada 9 Februari bukan sekadar agenda nasional yang dirayakan secara seremonial. Bagi pers daerah, termasuk di Sumatera Barat, momentum ini seharusnya menjadi titik refleksi: sejauh mana pers lokal masih berdiri tegak sebagai penyampai kebenaran dan pengawal kepentingan publik.

Di tengah derasnya arus informasi digital, pers daerah menghadapi tantangan yang jauh lebih berat dibanding media nasional. Keterbatasan sumber daya, tekanan ekonomi, hingga intervensi kepentingan politik lokal kerap menjadi ujian independensi. Tidak sedikit media daerah yang terjebak pada pola jurnalisme transaksional, kehilangan daya kritis, bahkan perlahan menjauh dari fungsi kontrol sosial.

Baca Juga :  H. Irmaizar, S.Pd Dt Rajo Mangkuto Ucapkan Selamat Ulang Tahun Media faktasumbar ke 3 Tahun

HPN 2026 di Banten harus menjadi pengingat bahwa kekuatan pers Indonesia justru bertumpu pada pers daerah. Dari daerah, suara rakyat pertama kali lahir. Dari daerah pula, praktik penyimpangan kekuasaan paling sering terjadi. Jika pers daerah melemah, maka yang runtuh bukan hanya media, tetapi juga sendi demokrasi di tingkat paling dasar.

Bagi Sumatera Barat, pers memiliki peran strategis menjaga nilai keterbukaan, keadilan, dan partisipasi publik. Pers tidak boleh menjadi corong kekuasaan, apalagi alat legitimasi kepentingan sempit. Pers harus tetap berpihak pada fakta, pada masyarakat, dan pada kepentingan publik.

Baca Juga :  Kerjasama dengan Partamina, Hj Nevi Zuairina Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Kebakaran Pasar Payakumbuh

Momentum HPN 2026 semestinya dimaknai sebagai ajakan untuk membangun kembali marwah pers daerah: profesional, independen, dan berintegritas. Tanpa pers daerah yang kuat, demokrasi hanya akan menjadi slogan, bukan kenyataan.

Di sinilah peran pers lokal seperti Faktasumbar diuji bukan sekadar menyampaikan berita, tetapi menjadi ruang kritis yang berani, jujur, dan berpihak pada kebenaran. Karena pers sejatinya bukan milik kekuasaan, melainkan milik publik.

Berita Terkait

Wali Kota Zulmaeta Lantik 17 ASN, Perkuat Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Pemerintahan di Payakumbuh
Wawako Payakumbuh Ajak Siswa MTsN 1 Perkuat Iman, Cegah Bullying, dan Peduli Lingkungan
Wali Kota Zulmaeta dan Kapolres Payakumbuh Perkuat Sinergi, Dukung Penerapan ETLE
Dari Balik Kemudi Menuju Balik Pena, Aweng Tetap Teguh Meski Dihujat
Terekam CCTV, Satreskrim Polres Payakumbuh Ringkus Terduga Pembobol Kedai Harian
Payakumbuh Lestarikan Tradisi Mauluan Bogheh, Perkuat Jati Diri Budaya Minangkabau
Wali Kota Zulmaeta Dorong Peternakan Kambing Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Wirman Putra: Kebangkitan Tradisi Adat Bentengi Generasi Muda dari Pengaruh Negatif Era Digital

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Wali Kota Zulmaeta Lantik 17 ASN, Perkuat Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Pemerintahan di Payakumbuh

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Wawako Payakumbuh Ajak Siswa MTsN 1 Perkuat Iman, Cegah Bullying, dan Peduli Lingkungan

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Wali Kota Zulmaeta dan Kapolres Payakumbuh Perkuat Sinergi, Dukung Penerapan ETLE

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Dari Balik Kemudi Menuju Balik Pena, Aweng Tetap Teguh Meski Dihujat

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Terekam CCTV, Satreskrim Polres Payakumbuh Ringkus Terduga Pembobol Kedai Harian

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page