Hardiknas 2026, Afiandi Soroti Ketimpangan dan Tuntut Keseriusan Pemerintah Benahi Pendidikan

- Editor

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tak hanya menjadi seremoni tahunan. Ketua Fraksi PKB DPRD Payakumbuh, Afiandi, S.Pt., Dt. Itam, justru menyoroti masih adanya persoalan mendasar di sektor pendidikan yang dinilai belum tertangani secara serius.

Sebagai Wakil Ketua Komisi B DPRD Payakumbuh, Afiandi menegaskan bahwa kualitas pendidikan di daerah masih dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari ketimpangan fasilitas, kesejahteraan guru, hingga belum meratanya akses pendidikan yang layak.

“Hardiknas jangan sekadar seremoni. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama soal pemerataan kualitas pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik,” tegas Afiandi, Sabtu, (2/5/2026).

Baca Juga :  Kejari Payakumbuh Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Rp41 Miliar di Pakan Sinayan

Ia menyoroti bahwa di lapangan masih ditemukan persoalan klasik seperti keterbatasan sarana prasarana, serta belum optimalnya dukungan anggaran yang benar-benar menyentuh kebutuhan sekolah dan guru.

Menurutnya, program-program pendidikan yang digaungkan selama ini harus dievaluasi secara menyeluruh agar tidak hanya berhenti pada konsep, tetapi benar-benar berdampak.

“Jangan sampai slogan ‘Merdeka Belajar’ hanya jadi jargon. Harus ada implementasi nyata yang dirasakan langsung oleh siswa dan guru,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekolah Kader Perubahan, Afviandi,S.Pt.: Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas Kader

Afiandi juga mendesak pemerintah daerah untuk lebih responsif terhadap persoalan pendidikan, termasuk memastikan hak-hak tenaga pendidik terpenuhi tanpa alasan teknis yang berlarut.

Ia menegaskan, pendidikan adalah sektor strategis yang menentukan masa depan daerah, sehingga membutuhkan keberpihakan kebijakan yang jelas dan terukur.

“Kalau pendidikan tidak jadi prioritas serius, kita akan tertinggal. Ini bukan sekadar program, tapi investasi masa depan,” katanya.

Momentum Hardiknas 2026, lanjut Afiandi, harus menjadi titik balik untuk memperbaiki arah kebijakan pendidikan agar lebih adil, merata, dan berkualitas.(rio)

Berita Terkait

Wali Kota Zulmaeta Lantik 17 ASN, Perkuat Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Pemerintahan di Payakumbuh
Wawako Payakumbuh Ajak Siswa MTsN 1 Perkuat Iman, Cegah Bullying, dan Peduli Lingkungan
Wali Kota Zulmaeta dan Kapolres Payakumbuh Perkuat Sinergi, Dukung Penerapan ETLE
Dari Balik Kemudi Menuju Balik Pena, Aweng Tetap Teguh Meski Dihujat
Terekam CCTV, Satreskrim Polres Payakumbuh Ringkus Terduga Pembobol Kedai Harian
Payakumbuh Lestarikan Tradisi Mauluan Bogheh, Perkuat Jati Diri Budaya Minangkabau
Wali Kota Zulmaeta Dorong Peternakan Kambing Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Wirman Putra: Kebangkitan Tradisi Adat Bentengi Generasi Muda dari Pengaruh Negatif Era Digital

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Wali Kota Zulmaeta Lantik 17 ASN, Perkuat Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Pemerintahan di Payakumbuh

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Wawako Payakumbuh Ajak Siswa MTsN 1 Perkuat Iman, Cegah Bullying, dan Peduli Lingkungan

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Wali Kota Zulmaeta dan Kapolres Payakumbuh Perkuat Sinergi, Dukung Penerapan ETLE

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Dari Balik Kemudi Menuju Balik Pena, Aweng Tetap Teguh Meski Dihujat

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Terekam CCTV, Satreskrim Polres Payakumbuh Ringkus Terduga Pembobol Kedai Harian

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page