Bukan Sekadar Pelihara Kambing! Idris dan Devi Kusmira Dorong Pincuran Gadang Jadi Kekuatan Ekonomi Nagari

- Editor

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMA PULUH KOTA — Pengembangan usaha peternakan di Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, didorong agar tidak berhenti sebatas aktivitas kelompok. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh. Devi Kusmira, bersama Wali Nagari Balai Panjang, Idris, mendorong Kelompok Pincuran Gadang, Jorong Tampung Kodok, untuk mulai mengubah pola pengelolaan menuju usaha yang lebih profesional dan berorientasi bisnis.

Dorongan tersebut disampaikan saat kunjungan drh. Devi Kusmira ke Kelompok Pincuran Gadang, Senin (24/8/2026). Kunjungan itu fokus pada peningkatan kualitas kelompok, khususnya dalam pengadaan dan optimalisasi pemanfaatan pakan kambing berkualitas.

Kelompok Pincuran Gadang dinilai memiliki potensi karena selama ini tetap eksis menjalankan kegiatan peternakan dan menunjukkan perkembangan. Namun, potensi tersebut dinilai tidak cukup jika hanya dipertahankan tanpa peningkatan kapasitas dan perubahan pola pikir dalam mengelola usaha.

Drh. Devi Kusmira menegaskan, kelompok peternak harus mulai meninggalkan paradigma lama. Pengelolaan peternakan tidak cukup hanya sekadar memelihara ternak, tetapi harus diarahkan menjadi kegiatan usaha yang mampu menghasilkan nilai ekonomi bagi anggota kelompok.

Baca Juga :  Pekerjaan Tak Kunjung Rampung, Kontraktor Pembangunan Kantor Dinas Pendidikan Limapuluh Kota Dikenakan Sanksi

“Kelompok harus naik kelas. Orientasinya jangan hanya bagaimana ternak tetap ada, tetapi bagaimana usaha ini berkembang, produktif dan mampu memberikan keuntungan bagi anggota,” menjadi penekanan dalam pembinaan tersebut.

Menurutnya, kualitas pakan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan produktivitas ternak. Karena itu, pengadaan hingga pemanfaatan pakan harus dilakukan secara tepat agar biaya produksi dapat dikendalikan dan hasil ternak semakin optimal.

Sementara itu, Wali Nagari Balai Panjang, Idris, menilai potensi kelompok peternak merupakan aset nagari yang harus dijaga dan dikembangkan secara serius.

Apalagi Nagari Balai Panjang telah ditetapkan sebagai nagari pemenang, sehingga predikat tersebut tidak boleh hanya menjadi simbol atau kebanggaan semata.

Baca Juga :  Aulia Efendi Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan, Gerakan Tanam Pohon Digelar di Tigo Selo Harau

“Kita memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan memelihara potensi yang ada. Predikat sebagai nagari pemenang harus dibuktikan dengan semakin berkembangnya potensi masyarakat, termasuk kelompok peternakan,” ujar Idris.

Ia menegaskan, keberadaan kelompok yang masih aktif harus menjadi modal untuk membangun usaha yang lebih besar. Pemerintah nagari diharapkan dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan pembinaan dan membuka ruang pengembangan usaha masyarakat.

Kolaborasi antara Dinas Peternakan dan pemerintah nagari tersebut diharapkan mampu menjadi momentum bagi Kelompok Pincuran Gadang untuk naik kelas dari sekadar kelompok pemelihara ternak menjadi kelompok usaha peternakan yang mandiri, produktif dan berorientasi bisnis.

Dengan peningkatan kualitas pakan, penguatan manajemen kelompok dan perubahan paradigma pengelolaan, potensi peternakan di Nagari Balai Panjang diharapkan tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.(rio)

Berita Terkait

Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!
Lindungi Kekayaan Lokal, Pemkab Limapuluh Kota Siapkan Kopi Robusta dan Tembakau Bersertifikat Indikasi Geografis
Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu
HUT ke-62 Partai Golkar, Datuak Safar dan Anggota DPRD, Kunjungi Panti Jompo dan Panti Asuhan
Sampah Tutupi Jalan di Tigo Balai, Warga Hadang Truk: 19 Tahun Menunggu, Janji TPST Tak Kunjung Terwujud
Sampah Timbun Badan Jalan hingga 30 Meter, Warga Tigo Balai Pertanyakan Perhatian DLH dan Pemkab Lima Puluh Kota
HUT ke-62 Partai Golkar, DPD Golkar Lima Puluh Kota Santuni Panti Jompo dan Panti Asuhan
Ubetra Syandra Terpilih sebagai Ketua Dekopinda Lima Puluh Kota Periode 2026–2031

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:05 WIB

Sampah Menggunung, Kejelasan Menghilang! Beni Murdani Desak Pemkab Lima Puluh Kota Buka-Bukaan!

Selasa, 3 November 2026 - 15:37 WIB

Lindungi Kekayaan Lokal, Pemkab Limapuluh Kota Siapkan Kopi Robusta dan Tembakau Bersertifikat Indikasi Geografis

Selasa, 3 November 2026 - 12:18 WIB

Rehabilitasi SDN 02 Sialang Bernilai Rp471,5 Juta, CV Ulakten Targetkan Rampung Tepat Waktu

Senin, 2 November 2026 - 13:02 WIB

HUT ke-62 Partai Golkar, Datuak Safar dan Anggota DPRD, Kunjungi Panti Jompo dan Panti Asuhan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Sampah Timbun Badan Jalan hingga 30 Meter, Warga Tigo Balai Pertanyakan Perhatian DLH dan Pemkab Lima Puluh Kota

Berita Terbaru