LIMA PULUH KOTA – Gerakan Penanaman Serentak di kawasan Tigo Selo, Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, menjadi momentum memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan yang digelar Rabu (14/10/2026) tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat, dengan mengusung tema “Bersama Menanam, Merawat Kehidupan”.
Gerakan ini tidak hanya bertujuan menambah tutupan hijau, tetapi juga mengajak masyarakat mengambil peran nyata dalam menjaga kelestarian alam demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Aulia Efendi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan penanaman serentak menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Ia menegaskan, keberhasilan gerakan penghijauan tidak cukup diukur dari banyaknya pohon yang ditanam, tetapi juga dari komitmen untuk merawat dan memastikan tanaman tersebut tumbuh dengan baik.
“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Gerakan ini hendaknya tidak berhenti pada penanaman pohon, tetapi dilanjutkan dengan perawatan secara berkelanjutan,” ujar Aulia.
Ia berharap, semangat kebersamaan dan gotong royong dalam kegiatan tersebut dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga upaya pelestarian lingkungan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
“Dengan kebersamaan dan gotong royong, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” tutupnya.
Melalui gerakan ini, masyarakat diharapkan semakin menyadari bahwa menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan alam dan mewariskan lingkungan yang lebih baik kepada generasi berikutnya.(rio)









