Lima Puluh Kota – Suasana haru, bahagia, dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Khatam Al-Qur’an, Wisuda Iqro, dan Wisuda Tahfiz peserta didik SLB A Payakumbuh. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa yang menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan menorehkan kebanggaan.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota, Ir. Indra Suriani, Ketua Harian LKKS Kabupaten Lima Puluh Kota, Rahmanida, beserta jajaran pengurus LKKS Kabupaten Lima Puluh Kota, guru, orang tua, dan para tamu undangan.
Sebagai sekolah binaan LKKS Kabupaten Lima Puluh Kota, SLB A Payakumbuh terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik berkebutuhan khusus. Komitmen tersebut tercermin melalui keberhasilan para siswa yang mampu menyelesaikan pembelajaran Iqro, mengkhatamkan Al-Qur’an, hingga menghafal sejumlah surah Al-Qur’an.
Momen wisuda berlangsung penuh haru. Para peserta didik tampil dengan percaya diri menerima penghargaan atas perjuangan mereka selama mengikuti proses pembelajaran agama. Tidak sedikit orang tua yang tampak meneteskan air mata bahagia melihat putra-putri mereka berhasil mencapai tahap yang membanggakan tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota, Ir. Indra Suriani, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik, guru, orang tua, serta semua pihak yang telah mendampingi dan mendukung proses pembelajaran hingga berhasil mencapai prestasi tersebut.
“Di balik setiap ayat yang dibaca dan setiap hafalan yang diselesaikan, terdapat perjuangan, kesabaran, dan cinta yang luar biasa dari anak-anak, para guru, serta keluarga. Prestasi ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk terus belajar, berkembang, dan mengukir kebanggaan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan para siswa SLB A Payakumbuh menjadi inspirasi bagi masyarakat luas tentang pentingnya memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Sementara itu, pihak LKKS Kabupaten Lima Puluh Kota menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap capaian akademik dan keagamaan peserta didik, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Melalui kegiatan Khatam Al-Qur’an, Wisuda Iqro, dan Wisuda Tahfiz ini, diharapkan kecintaan terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh dalam diri para peserta didik. Selain itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa dengan dukungan keluarga, guru, dan lingkungan yang positif, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan memberikan inspirasi bagi banyak orang.
Prestasi para siswa SLB A Payakumbuh hari ini bukan hanya sebuah kelulusan, tetapi juga bukti nyata bahwa semangat, ketekunan, dan doa mampu mengubah keterbatasan menjadi kebanggaan.(rio)









