Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang

- Editor

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota – Suasana haru dan penuh emosi mewarnai pelaksanaan eksekusi sejumlah bangunan rumah dan lahan di Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kamis (18/6/2026).

Proses eksekusi yang dilakukan berdasarkan perintah Pengadilan Negeri Payakumbuh tersebut sempat diwarnai ketegangan. Sejumlah warga yang menolak pelaksanaan eksekusi terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan di lokasi.

Meski mendapat penolakan dari penghuni dan keluarga yang menempati objek sengketa, pelaksanaan eksekusi tetap berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Tangis dan isak haru pecah ketika alat berat mulai bergerak dan barang-barang milik penghuni dikeluarkan dari dalam rumah untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga :  Sidang Sengketa Pilkada Lima Puluh Kota, Pihak Terkait Bantah Ijazah Safni Cacat Hukum dan Dalil TSM

Beberapa penghuni terlihat tak kuasa menahan kesedihan saat menyaksikan rumah yang selama ini mereka tempati harus dikosongkan dan dibongkar. Sejumlah anggota keluarga bahkan tampak menangis sambil memeluk kerabat mereka di tengah pengamanan ketat aparat.

Petugas yang berada di lokasi secara bertahap mengeluarkan perabotan rumah tangga dan barang berharga milik penghuni menggunakan kendaraan angkut sebelum proses pembongkaran dilakukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, objek yang dieksekusi meliputi enam unit rumah serta sebidang tanah yang di dalamnya terdapat 27 makam. Pelaksanaan eksekusi berlangsung di bawah pengawasan aparat penegak hukum guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan.

Baca Juga :  Devi Surya Dorong Renovasi 4 Tempat Usaha Dan 18 Rumah Warga Terdampak Bencana

Hingga proses berlangsung, situasi di lokasi tetap mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Sementara itu, warga yang terdampak hanya bisa pasrah menyaksikan pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena tidak hanya menyangkut bangunan tempat tinggal, tetapi juga lahan yang di dalamnya terdapat puluhan makam keluarga.

Berbagai pihak berharap seluruh proses dapat berjalan kondusif dan menghormati ketentuan hukum yang berlaku serta hak-hak semua pihak yang terlibat dalam sengketa tersebut.(rio)

Berita Terkait

Borong Tiga Penghargaan! BPTU HPT Padang Mengatas Tunjukkan Kinerja Keuangan Berkelas
Dinas TPHP Lima Puluh Kota Matangkan Pelaksanaan Program Pertanian APBN dan APBD 2026, Siapkan Berbagai Bantuan untuk Petani
Tim Wasev Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Tinjau Pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota
Ketika TNI dan Rakyat Membangun Harapan di Sarilamak: Kisah TMMD yang Mengubah Wajah Nagari
Rp13,8 Miliar Digelontorkan ke Sejumlah Ruas Jalan Akabiluru, Warga Jalan Rusak Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab
Pohon Pisang Jadi Simbol Protes, Jalan Rusak di Lima Puluh Kota Kian Mempermalukan Kinerja Pemkab
Di Bawah Tebing Harau, Kader Demokrat Memungut Sampah dan Menanam Harapan untuk Alam
Digerebek di Homestay, Satresnarkoba Polres 50 Kota Amankan Tiga Terduga Pelaku Penyalahgunaan Sabu dan Ganja

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Borong Tiga Penghargaan! BPTU HPT Padang Mengatas Tunjukkan Kinerja Keuangan Berkelas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Dinas TPHP Lima Puluh Kota Matangkan Pelaksanaan Program Pertanian APBN dan APBD 2026, Siapkan Berbagai Bantuan untuk Petani

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Ketika TNI dan Rakyat Membangun Harapan di Sarilamak: Kisah TMMD yang Mengubah Wajah Nagari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Rp13,8 Miliar Digelontorkan ke Sejumlah Ruas Jalan Akabiluru, Warga Jalan Rusak Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Pohon Pisang Jadi Simbol Protes, Jalan Rusak di Lima Puluh Kota Kian Mempermalukan Kinerja Pemkab

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page