Hj. Aida, SH: Semangat Kartini Harus Menjadi Energi Perempuan Sumbar Membangun Daerah dan Menjaga Marwah Adat

- Editor

Selasa, 21 April 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Dalam momentum peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April, Anggota DPRD Sumatera Barat dari Dapil V (Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota), Hj. Aida, SH menegaskan bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini harus terus dihidupkan sebagai kekuatan nyata perempuan dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, Hari Kartini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan refleksi mendalam atas perjuangan panjang perempuan Indonesia dalam meraih kesetaraan, pendidikan, dan peran strategis di berbagai lini kehidupan.

“Kartini telah membuka jalan bagi perempuan untuk berani bermimpi, berpendidikan, dan berkontribusi. Hari ini, tugas kita adalah melanjutkan perjuangan itu dengan karya nyata, bukan hanya kata-kata,” tegas Hj. Aida.

Ia menyoroti bahwa perempuan di Sumatera Barat memiliki posisi yang sangat strategis, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga dalam tatanan sosial budaya Minangkabau yang menjunjung tinggi peran perempuan sebagai limpapeh rumah nan gadang. Namun, menurutnya, nilai luhur tersebut harus sejalan dengan peningkatan kapasitas perempuan di era modern.

Baca Juga :  Bentuk Karakter Religius, Pemkab Lima Puluh Kota Luncurkan Program “Sakato Mangaji”

“Perempuan Minangkabau memiliki kekuatan budaya yang luar biasa. Tapi itu harus diperkuat dengan pendidikan, kemandirian ekonomi, dan keberanian mengambil peran di ruang publik. Jangan sampai hanya kuat dalam simbol, tapi lemah dalam akses dan kesempatan,” ujarnya tajam.

Hj. Aida juga menekankan pentingnya dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perempuan. Mulai dari peningkatan akses pendidikan, perlindungan terhadap perempuan dan anak, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga.

Ia mengingatkan bahwa tantangan perempuan saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan ekonomi, kekerasan berbasis gender, hingga dampak digitalisasi yang tidak selalu ramah bagi perempuan.

“Perempuan hari ini tidak hanya dituntut kuat, tapi juga cerdas dan adaptif. Kita tidak bisa lagi bicara kesetaraan secara normatif. Harus ada keberpihakan nyata dalam kebijakan dan program pembangunan,” katanya.

Baca Juga :  Halal Bihalal Keluarga Gonjong Limo Padang, Bupati Safni Ajak Perantau Turun Tangan Bangun Daerah

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Payakumbuh dan Limapuluh Kota, Hj. Aida mengaku berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi perempuan, terutama dalam sektor pendidikan, UMKM, dan perlindungan sosial.

Ia juga mengajak generasi muda perempuan untuk tidak ragu tampil dan mengambil peran dalam berbagai bidang, termasuk politik.

“Perempuan jangan hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Kita harus menjadi pelaku utama. Jangan takut bersuara, jangan takut memimpin,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Hj. Aida berharap peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi momentum kebangkitan perempuan Sumatera Barat untuk lebih berdaya, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Selamat Hari Kartini 2026. Perempuan hebat adalah perempuan yang mampu menjaga nilai, memperjuangkan hak, dan menghadirkan perubahan,” pungkasnya.(rio)

Berita Terkait

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial
Wirman Dt. Pangeran Dukung Pengembangan Alpukat, Peluang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Kawal Aspirasi Masyarakat, Wirman Dt. Pangeran Nan Putiah Dorong Perbaikan Jalan Koto Malintang–Sawah Luar
Hafis Alfarisyi Apresiasi Pengamanan Polisi, Eksekusi Objek Sengketa di Agam Berjalan Lancar
Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi
Nagari Balai Panjang Masuk Penjaringan Nasional 2026, Wali Nagari Idris Optimistis Tunjukkan Inovasi dan Potensi Nagari
Baru Selesai Diperbaiki, Kualitas Aspal Jalan Koto Tangah–Simalanggang Dipertanyakan, Dinas PUPR dan Bupati Disorot
Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:33 WIB

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial

Kamis, 5 November 2026 - 23:59 WIB

Wirman Dt. Pangeran Dukung Pengembangan Alpukat, Peluang Baru Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 5 November 2026 - 23:27 WIB

Kawal Aspirasi Masyarakat, Wirman Dt. Pangeran Nan Putiah Dorong Perbaikan Jalan Koto Malintang–Sawah Luar

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Hafis Alfarisyi Apresiasi Pengamanan Polisi, Eksekusi Objek Sengketa di Agam Berjalan Lancar

Rabu, 4 November 2026 - 19:11 WIB

Yuliansof Soroti Persoalan Sampah di Tigo Balai, Pemkab Lima Puluh Kota Diminta Segera Berikan Solusi

Berita Terbaru