Hj. Hurisna Jamhur: Kartini Masa Kini dari Parlemen Payakumbuh

- Editor

Selasa, 21 April 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Di tengah peringatan Hari Kartini yang kerap dirayakan dengan seremoni dan simbol kebaya, sosok Hj. Hurisna Jamhur, S.Pd. justru menghadirkan makna yang lebih substansial. Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi Partai NasDem ini tampil sebagai representasi nyata perempuan tangguh yang tidak hanya hadir di ruang publik, tetapi juga berani mengambil peran strategis dalam menentukan arah kebijakan.

Di tengah dominasi laki-laki dalam dunia politik lokal, Hurisna berdiri bukan sekadar sebagai pelengkap. Ia menjadi aktor utama menyuarakan kepentingan rakyat, memperjuangkan isu-isu perempuan, serta memastikan bahwa kebijakan yang lahir dari gedung dewan tidak buta terhadap realitas sosial di akar rumput.

“Perempuan hari ini tidak cukup hanya dikenang perjuangannya, tetapi harus melanjutkannya dengan tindakan nyata,” tegas Hurisna dalam momentum peringatan Hari Kartini, Senin (21/4/2026).

Baca Juga :  WAKO ZULMAETA APRESIASI KEJARI: PEMUSNAHAN BARANG BUKTI WUJUD HUKUM YANG TRANSPARAN

Sosoknya mencerminkan semangat Raden Ajeng Kartini yang dahulu memperjuangkan kesetaraan di tengah kungkungan budaya patriarki. Namun, di era modern ini, tantangannya tidak lagi soal akses pendidikan semata, melainkan bagaimana perempuan mampu menembus ruang-ruang pengambilan keputusan dan tetap menjaga integritas di tengah tekanan politik.

Sebagai pimpinan DPRD, Hurisna dikenal vokal dalam mendorong transparansi dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil. Ia tak segan mengkritik kebijakan yang dinilai tidak berpihak, bahkan jika itu datang dari lingkar kekuasaan sendiri. Baginya, jabatan bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

Di balik sikap tegasnya, Hurisna juga aktif mendorong pemberdayaan perempuan di Payakumbuh mulai dari sektor pendidikan, ekonomi keluarga, hingga perlindungan terhadap perempuan dan anak. Ia percaya bahwa kekuatan daerah tidak akan pernah utuh tanpa keterlibatan aktif perempuan.

Baca Juga :  Lomba Kostum Adat Minangkabau Meriahkan Festival Serambi Merah Putih di Padang Panjang

Namun, jalan yang ditempuhnya bukan tanpa rintangan. Stereotip, tekanan politik, hingga ekspektasi ganda sebagai perempuan dan pejabat publik menjadi tantangan yang harus dihadapi setiap hari. Meski demikian, Hurisna memilih untuk tidak tunduk.

“Kalau perempuan terus menunggu kesempatan, maka ruang itu tidak akan pernah benar-benar terbuka. Kita harus mengambilnya,” ujarnya.

Peringatan Hari Kartini tahun ini seolah menjadi refleksi: bahwa perjuangan Kartini belum selesai. Di Payakumbuh, nama Hj. Hurisna Jamhur menjadi salah satu bukti bahwa semangat itu masih hidup tidak hanya dalam kata, tetapi dalam kerja nyata yang berdampak.

Di tengah hiruk-pikuk politik lokal, Hurisna mengirim pesan tegas: perempuan bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek utama yang menentukan arah masa depan.(rio)

Berita Terkait

Ainul Farhan: WTP dan Serapan Tinggi Tak Ada Artinya Jika Rakyat Belum Sejahtera
PKS “Semprot” Kinerja Pemko Payakumbuh, Anggaran Tak Terserap Jadi Sorotan
Fraksi Golkar Bintang Pembangunan Setujui APBD 2025, Nasmi Soroti Gaji Guru dan Ngalau Indah
Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Dari Demokrat ke Gerindra, Manuver Fahlevi Mazni Guncang Peta Politik Payakumbuh
Razia Berulang, Kafe Remang-remang Masih Beroperasi: Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Pemko Payakumbuh Sidak Seluruh SPBU, Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:09 WIB

Ainul Farhan: WTP dan Serapan Tinggi Tak Ada Artinya Jika Rakyat Belum Sejahtera

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:50 WIB

PKS “Semprot” Kinerja Pemko Payakumbuh, Anggaran Tak Terserap Jadi Sorotan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:24 WIB

Fraksi Golkar Bintang Pembangunan Setujui APBD 2025, Nasmi Soroti Gaji Guru dan Ngalau Indah

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:43 WIB

Dari Demokrat ke Gerindra, Manuver Fahlevi Mazni Guncang Peta Politik Payakumbuh

Berita Terbaru