Alia Efendi: Pers Harus Berdiri Tegak, Bukan Sekadar Menyampaikan

- Editor

Senin, 2 Februari 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota || Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Limapuluh Kota, Alia Efendi Dt. Bijayo Nan Mudo, menegaskan bahwa pers harus berdiri tegak sebagai pilar demokrasi, bukan sekadar menjadi penyampai informasi tanpa keberpihakan pada kebenaran.

Hal itu disampaikan Alia saat mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diperingati pada 9 Februari 2026 di Banten, serta selamat ulang tahun ke-4 Faktasumbar, pada Minggu (1/2/2026).

Baca Juga :  APBD Limapuluh Kota 2026 Disahkan, Golkar Kritisi Silfa yang Tembus Rp92 Miliar

Dengan mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, Alia menilai pers tidak boleh tunduk pada kepentingan kekuasaan maupun tekanan modal.

“Pers harus berani mengungkap fakta, membela kepentingan rakyat, dan mengawal keadilan. Tanpa pers yang merdeka, demokrasi hanya akan menjadi slogan,” tegasnya.

Menurutnya, pers yang sehat adalah pers yang tidak bisa dibeli, tidak bisa dibungkam, dan tidak kehilangan keberpihakan pada kebenaran.

Baca Juga :  Kerusakan Parah di Jalan Lintas Payakumbuh-Lintau, Pengguna Jalan Terancam Bahaya

Ia juga mengapresiasi peran Faktasumbar yang dinilainya konsisten mengangkat suara masyarakat serta berani mengawal isu-isu publik di daerah.

“Empat tahun Faktasumbar adalah bukti bahwa media lokal bisa tetap berdiri independen dan dipercaya publik. Teruslah menjadi suara nurani rakyat,” tutup Alia.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru