Satgas TNI Lanjutkan Pembangunan Huntara di Nagari Koto Tinggi

- Editor

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota || Satuan Tugas (Satgas) TNI kembali melanjutkan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan pembangunan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana. Personel Satgas TNI bekerja sejak pagi hari dengan fokus pada penyelesaian struktur bangunan Huntara agar segera dapat dihuni oleh warga.

Baca Juga :  Serahkan 1200 Paket Sembako, Bupati Safni Sikumbang Puji Kepedulian ICBS Harau

Komandan Satgas menyampaikan bahwa progres pembangunan terus menunjukkan perkembangan positif berkat kerja sama yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

“Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan Huntara sesuai target, sehingga warga dapat segera menempati hunian yang layak dan aman,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Limapuluh Kota Gagas 2 Ranperda Inisiatif, Dari Trantibum Hingga Pesantren dan Diniyah

Kehadiran Satgas TNI di lokasi pembangunan tidak hanya mempercepat proses fisik pembangunan, tetapi juga memberi semangat dan rasa aman bagi masyarakat terdampak bencana di Nagari Koto Tinggi.

Pembangunan Huntara ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam membantu masyarakat bangkit dan memulihkan kehidupan pascabencana.(rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru