Fitrayanto,SE, DPRD Kota Payakumbuh Dukung Penuh Pelaksanaan program prioritas nasional MBG di Daerah

- Editor

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh || DPRD Kota Payakumbuh menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi C DPRD Fitrayanto yang mewakili Ketua DPRD, usai peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kapalo Koto Dibalai sebagai SPPG kelima di Payakumbuh, Sabtu (30/08/2025).

Menurut Fitrayanto, DPRD tidak hanya memberikan dukungan secara politik, tetapi juga akan memastikan agar tujuan awal program benar-benar tercapai, yakni pemenuhan gizi masyarakat sesuai sasaran.

“Kami di DPRD sangat mendukung berdirinya SPPG ini. Namun lebih dari itu, kami juga akan mengawasi agar program ini benar-benar bermanfaat bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Gizi yang tercukupi akan menentukan kualitas sumber daya manusia kita ke depan,” kata Fitrayanto.

Baca Juga :  Ketua DPRD Payakumbuh Dorong SPMB Transparan, Andalkan Sistem Digital diSAKOLA

Ia menilai, langkah Pemko Payakumbuh yang cepat dalam menindaklanjuti program Presiden Prabowo Subianto menunjukkan keseriusan daerah mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Kita ingin Payakumbuh menjadi salah satu kota yang terdepan dalam implementasi program prioritas nasional ini,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, menyampaikan bahwa program MBG di daerahnya menyasar 62.060 penerima manfaat, terdiri dari 50.499 siswa serta 11.561 ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Baca Juga :  Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Dengan bertambahnya SPPG Kapalo Koto Dibalai yang dikelola Yayasan Peduli Permata Damai, kini sudah ada lima unit SPPG yang beroperasi di Payakumbuh.

“Kami ingin program ini tidak hanya fokus pada aspek kesehatan, tapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, bahan pangan yang digunakan diutamakan berasal dari produk lokal Payakumbuh,” katanya.

Perwakilan Yayasan Peduli Permata Damai Boy Sandi, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan enam dapur untuk mendukung pelaksanaan MBG, dengan tenaga kerja berasal dari masyarakat setempat.

“Harapan kami, selain memastikan kebutuhan gizi penerima manfaat, program ini juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial
Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan
Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan
Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet
Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan
Tokoh Muda Eko Cahyadi Gabung PPP, Fitrayanto Sambut Hangat Momentum Baru Politik Payakumbuh
Hafis Alfarisi, S.H.: Menjadi Pengacara Bukan Sekadar Tarif Perkara, Moralitas dan Keadilan Harus Diutamakan

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:33 WIB

Satu Tahun Tiga Bulan Belum Tuntas, Kuasa Hukum Wartawan Pertanyakan Penerapan Pasal Penghinaan di Media Sosial

Rabu, 4 November 2026 - 00:45 WIB

Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh

Berita Terbaru